Terkait Honorer Siluman, Daerah Diinstruksikan Lakukan Kroscek Menyeluruh

Redaksi Redaksi
Terkait Honorer Siluman, Daerah Diinstruksikan Lakukan Kroscek Menyeluruh
istimewa
PEKANBARU, riaueditor.com- Dalam menjawab carut-marutnya informasi tentang honorer K2 siluman yang marak beberapa waktu belakangan ini, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, mengimbau seluruh stakeholder terkait dapat mengkroscek dan mengklarifikasi secara menyeluruh.

Penegasan ini disampaikan oleh Kepala BKD Riau M Guntur kepada wartawan di ruang kerjanya, "hal ini dimaksudkan agar dugaan-dugaan honorer K2 siluman dapat terjawab secara menyeluruh, katanya.

Guntur mengatakan, dugaan honorer K2 siluman di kabupaten/kota se Riau, pihaknya masih menunggu laporan dari daerah. Pasalnya, daerah memang diinstruksikan untuk melakukan kroscek secara langsung terkait dugaan honorer K2 siluman.

"Tentunya bertahap dan berproses. Nanti akan kita klarifikasi langsung dengan BKD di kabupaten/kota. Sehingga dapat diketahui data pastinya, saya akan kawal itu," ujarnya.

Penegasan itu disampaikan, karena SKPD tentunya dapat mengkroscek kembali data honorer yang terdaftar. "Sampai saat ini laporan resmi terkait adanya honorer bodong atau honorer siluman tersebut belum ada sampai ke BKD Riau," tukasnya.

Untuk diketahui, jumlah peserta seleksi CPNS dari honorer K2 8.357 orang. Terdiri dari honorer K2 di Pemprov Riau 260 orang, Kota Pekanbaru 974, Dumai 245, Kampar 1625 dan Inhu 831. Sementara untuk Inhil 1.185, Bengkalis 648, Kuansing 386, Pelalawan 625, Rohul 438, Rohil 270, Siak 486 dan Meranti 384 honorer. Sementara dari hasil seleksi diketahui, yang lulus dari Riau berjumlah 100 orang, Kabupaten Kampar 520 orang, Bengkalis 249 orang, Pelalawan 267 orang, Kuantan Singingi 302 orang, Indragiri Hilir 345 orang, Pekanbaru 438 orang, Siak 363 orang, Indragiri Hulu 294 orang, Rokan Hulu 169 orang, Kota Dumai 132 orang. (dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini