Soal Gedung Pramuka Pelalawan, T Zulhelmi Sebut Fasilitas dan Instalasi Listrik Belum Diperbaiki dan Penjaga Kantor Nunggu Bansos

Redaksi Redaksi
Soal Gedung Pramuka Pelalawan, T Zulhelmi Sebut Fasilitas dan Instalasi Listrik Belum Diperbaiki dan Penjaga Kantor Nunggu Bansos
zul/riaueditor.com
Ditemukan Sampah Lem dan Komix di Sekitar bangunan sekretariat Pramuka Gudep 0411 Pelalawan.
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Terkait belum difungsikannya bangunan gedung Pramuka yang berada di tengah hutan Kota Pangkalan Kerinci, sehingga menjadi lokasi pesta ngelem dan ngomix, Pelaksana Harian (Plh) Kwartir Cabang 0411 Gerakan Pramuka Pelalawan, T Zuhelmi angkat bicara.

"Keberadaan kantor Pramuka yang berada di tengah hutan Kota Pangkalan Kerinci ini adalah keinginan Gerakan Pramuka sendiri dengan harapan kenakalan remaja di hutan kota tersebut bisa berkurang dengan adanya kegiatan kepramukaan di tengah hutan tersebut," papar T Zulhelmi.

Menurutnya, seyogyanya gedung Pramuka yang menjadi sekretariat Kwartir Cabang 0411 Pelalawan memang sudah difungsikan sebagai pusat adminstrasi Kwartir Cabang namun dinas PU baru menyerahkan kunci gedung pada pertengahan tahun 2016 dan setelah itu Kwartir Cabang kembali menyerahkan kunci gedung kepada Dinas PU karena Sumur Bor ternyata tidak ada air dan sampai saat ini kunci gedung tersebut masih di dinas PU karena ada instalasi Listrik yang mau diperbaiki.

"Kunci gedung Pramuka itu masih sama orang PU. Dulu kami cek sumur bor tidak ada air dan mesin dan tank airnya pun tidak dipasang. Baru bulan September kemarin dipasang. Sekarang nunggu perbaikan instalasi listrik yang masih bermasalah makanya kunci kantor belum diserahkan lagi kepada Kwarcab Pelalawan," ujar Plh Kwarcab Pelalawan kepada riaueditor.com, Rabu (27/10/2016).

T Zuhelmi menambahkan bahwa saat ini Kwartir Cabang 0411 Pelalawan juga sudah menyiapkan anggota yang akan menjaga keamanan gedung tersebut, dan seminggu yang lalu ia juga sudah mengajak beberapa orang anggota untuk membersihkan pekarangan sekeliling bangunan.

"Kita sudah siapkan anggota untuk menjaga keamanan kantor tersebut dan beberapa waktu yang lalu saya juga mengajak anggota untuk membersihkan sekeliling bangunan," katanya.

Tidak hanya menjelaskan masalah bangunan saat ini, T Zuhelmi juga menyampaikan harapannya kepada DPRD Kabupaten Pelalawan kedepannya agar bisa mendesak pemerintah daerah untuk membenahi prasarana yang ada di hutan kota agar bermanfaat untuk kegiatan-kegiatan positif.

"Kedepannya saya berharap kepada DPRD agar bisa mendesak pemerintah untuk membenahi sarana yang ada di hutan kota ini, barangkali pramuka bisa membantu menjaga apa yang ada di hutan kota ini," ungkapnya.

Ditanyakan kapan penjaga kantor mulai mendiami bangunan pramuka, Zulhelmi menyebutkan menunggu anggaran Bansos.

"Ya kita kan kalau ada kegiatan sifatnya mengajukan. Kas kita kosong. Kita tunggu dana Bansos. Tapi kita sudah bersihkan pekarangannya. Kalau ada ditemukan bekas lem atau komix itukan kejadiannya bisa malam hari mereka yang ngelem atau ngomix," tukasnya.

Ditanyakan kapan Muscab dilakukan, T Zulhelmi menyampaikan bahwa Muscab kepengurusan baru Kwarcab Pramuka Pelalawan akan berlangsung pada awal November.

"Ya sekira tanggal 1 atau 2 November. Tentu nantinya pengurus yang baru akan mengaktifkan gedung pramuka yang di hutan Kota itu," tutupnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini