Setelah Dirasionalisasi, APBD Rohil 2016 Tersisa Rp1,9 Triliun

Redaksi Redaksi
Setelah Dirasionalisasi, APBD Rohil 2016 Tersisa Rp1,9 Triliun
ilustrasi
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Setelah melalui serangkaian pembahasan, rasionalisasi APBD Kabupaten Rokan Hilir tahun 2016 ahirnya final. Dari sebelumnya Rp2.9 triliun, setelah dirasionalisasi menjadi Rp1,9 triliun. Pemkab melakukan pemotongan anggaran untuk setiap SKPD berkisar 20 persen.

Adapun rasionalisasi dilakukan akibat menurunnya harga minyak dunia yang berdampak terhadap menurunnya Dana Bagi Hasil Migas (DBH Migas) untuk daerah. Pemotongan DBH ini tentu saja membuat Pemkab kewalahan dalam merealisasikan program-program yang telah disusun sebelumnya.

Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kabupaten Rohil, Surya Arfan menjelaskan, hilangnya sebagian program di SKPD akibat pemotongan anggaran tersebut sifatnya hanya sementara atau ditunda saja.  Program ini akan kembali direalisasikan jika anggaran APBD mencukupi.

Surya berharap kepada masyarakat, jika ada beberapa program yang tidak bisa direalisasikan agar dipahami. "Karena adanya pemotongan DBH Migas besar-besaran. Untuk itu Pemkab mengambil upaya mengoptimalkan PAD dengan cara memberdayakan SKPD yang berpotensi menghasilkan PAD," kata Surya Arfan.(hen)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini