Sertijab Ass I Setdakab Kampar, Nukman Hakim Digantikan Ahmad Yuzar

Redaksi Redaksi
Sertijab Ass I Setdakab Kampar, Nukman Hakim Digantikan Ahmad Yuzar
sy/riaueditor.com
Asissten I Pemerintahan saat serah terima jabatan, Senin (6/10 di ruang assisten 1 setda Kampar komplek kantor Bupati Kampar di Bangkinang
BANGKINANG, riaueditor.com– Mutasi jabatan merupakan hal biasa dikalangan pegawai negeri sipil (PNS). Penempatan dan penyegaran yang sesuai dengan keahlian merupakan alasan yang selalu digunakan untuk mutasi di pemerintahan.
 
"Mutasi juga berfungsi sebagai penempatan dan penyegaran yang sesuai dengan keahlian merupakan alasan yang selalu digunakan untuk mutasi di pemerintahan", Kata Asisten Pemerintahan Setdakab Kampar yang lama, Nukman Hakim saat Sertijab (Serah terima Jabatan) kepada Ahmad Yuzar sebagai Asisten yang baru di lingkungan Sekretariat Pemda Kampar di ruang Kerja Asisten Pemerintah kantor Bupati Kampar di Bangkinang, Senin (6/10).
 
Nukman Hakim selaku mantan asisten I menyampaikan sedikit nasihat, kepada yang menghadiri serah terima jabatan ini terutama kepada Asisten I yang baru. "kita sebagai aparatur sipil Negara, di dalam penyelenggaraan pemerintahan pemimpin adalah orang yang memiliki tanggung jawab yang paling besar, namun semua kita disini memiliki tanggung jawab sendiri dan itu wajib di pertanggung jawabkan," ungkap Nukman Hakim.
 
Nukman Hakim juga berharap agar komunikasi antara divisi semakin ditingkatkan, terkhusus kepada bagian Humas dan Hukum yang berada dibawah tanggung jawab Asisten I.

"Saya, berharap dalam kondisi sekarang ini, kita mesti berada dalam satu perahu, satu sampan, satu persepsi. Tingkatkan koordinasi diantara kita, Asisten pemerintah ini membawahi bagian Humas dan Hukum. Jabatan adalah amanah, sesuaikan dengan bagian kita," ujarnya.
 
Ditambahkan mantan asisten Pemerintahan ini di hadapan para kabag dan kasubag, "Mutasi jabatan itu adalah hal biasa dalam organisasi, apalagi dalam lingkup pemerintahan. Penempatan dan penyegaran yang sesuai dengan keahlian merupakan alasan yang selalu digunakan untuk mutasi di pemerintahan," ujarnya lagi.
 
Nukman hakim menegaskan kepada pimpinan bagian Humas dan Hukum agar menjaga komunikasi vertikal dan komunikasi horizontal di masing-masing bagian dan terus saling mendukung satu sama lain.

"Humas dan Hukum itu harus menciptakan komunikasi yang baik antara sesama pimpinan ataupun antara pimpinan ke bawahan, dan teruskan kegiatan yang membantu program pemerintah yang sedang dijalankan," paparnya.

Dalam serah terima jabatan ini, selaku Asisten I yang baru Ahmad Yuzar, mengatakan bahwa kegiatan serah terima jabatan ini merupakan hal yang luar biasa.

"ini merupakan suatu apresiasi yang sangat positif bagi saya, karena biasanya kegiatan serah terima jabatan ini hampir tidak ada dilakukan karena antara yang baru dan yang lama itu sama-sama "hilang". Ungkapan Ahmad Yuzar ini mengundang gelak tawa sekaligus menciptakan awal yang baru dan baik yang telah dilakukan oleh Nukman Hakim selaku mantan Asisten I.
 
Ahmad Yuzar juga kembali menyinggung mengenai mutasi jabatan, dan merubah pandangan kalau mutasi jabatan itu merupakan hal negatif.  "Mutasi jabatan bukanlah sesuatu yang selalu kita pandang sebagai hal negatif, Mutasi jabatan adalah bentuk dari peningkatan karir atau penempatan job yang sesuai dengan keahlian kita bersama. Kita bekerja dengan hati nurani maka hasilnya pasti baik. Kita harus selalu bekerja sama," ujarnya
 
"Kita sebagai aparatur negara memiliki 3 tuntutan yaitu, akuntabilitas, trasnparansi, efisiensi dan efektifitas. Kita wajib melaksanakan dan mematuhi segala peraturan yang ada di pemerintahan baik pusat maupun daerah," tutupnya sembari mengharapkan agar hubungan tidak terputus Karena mutasi jabatan (sy)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini