Romi: Assessment Pekanbaru Hanya Bohongan

Beberapa Formasi Sudah Ditentukan Orangnya
Redaksi Redaksi
Romi: Assessment Pekanbaru Hanya Bohongan
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga
PEKANBARU, riaueditor.com - Proses Assessment di Kota Pekanbaru dinilai DPRD Kota Pekanbaru hanya bohongan saja. Pasalnya beredar informasi dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemko, beberapa formasi sudah ditetapkan orangnya yang bakal diangkat.

Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga mengecam tindakan dari penyelenggara asessment di Kota Pekanbaru yakni Badan Kepegawaian Daerah (BKD) selaku penyelenggara. Sejatinya dilakukannya assessment (penilaian) oleh Pemerintah Kota (Pemko) ini adalah untuk mencari orang yang benar-benar mampu dan paham dengan pilihan formasi yang dibuka oleh panitia seleksi saat ini. Dengan cara itu, dimana setiap peserta diminta untuk membuat makalah terhadap formasi pilihannya.

"Asessment hanya bohongan saja dan diselenggarakan sebagai formalitas. Meskipun hal ini menjadi amanat UU, tapi kenyataannya berbeda. Jika benar sudah ada orang-orang yang ditunjuk untuk mengisi formasi yang dibuka, maka sama saja assessment ini hanya bohongan saja, dan ini sama saja melukai para peserta yang ikut assessment," tegas Romi ketika dikonfirmasi, Kamis (5/3).

Menurut Politisi PDI Perjuangan ini, jika memang sudah ada orang yang ditunjuk, lalu apa gunanya dilakukan assessment.

"Lebih baik lakukan mutasi seperti biasa saja, dari pada harus repot-repot menggelar assessment yang ujungnya sudah diatur oleh oknum pegawai," sebutnya.

Dengan kondisi seperti ini, Romi yang juga merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan ini mengaku semakin tidak percaya dengan apa saja yang dilakukan dan apa saja yang menjadi kebijakan dari BKD.

"Ini tidak transparan namanya, dan saya semakin tidak percaya dengan BKD. Apa dasarnya? Jelas, dari omongannya saja yang disebut semua transparan tidak bisa dipegangnya," ungkap Romi kecewa.

Apalagi ditambahkan Romi, BKD sendiri tidak di assessment. "Apakah BKD itu sudah sesuai dengan penilaian dan bekerja sudah maksimal sesuai dengan tupoksinya? honorer K2 saja belum ada kabar sampai saat ini," tutupnya.(eza)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini