Kajian Lokasi Pembangunan Perkantoran Terpadu 8 Lantai Masih Ngambang

Redaksi Redaksi
Kajian Lokasi Pembangunan Perkantoran Terpadu 8 Lantai Masih Ngambang
sy/riaueditor.com

KAMPAR, riaueditor.com - Dua kali pertemuan bersama Komisi IV, pembahasan pembangunan gedung perkantoran terpadu 8 lantai senilai 99,4 milyar rupiah masih ngambang.

Sebelumnya, Senin (16/10/2018) pihak dinas PUPR Kampar belum memiliki kajian study kelayakan yang kemudian minta adanya penundaan pembahasan. 

Senin, (22/18/2018) dinas PUPR yang didampingi, Bappeda Kampar dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait kembali belum dapat menjelaskan saat dimintakan kajian lokasi pembangunan perkantoran terpadu.

Menentukan lokasi pembangunan perkantoran terpadu harus ada kajian mendalam, kata Ketua Komisi IV DPRD Kampar Toni Hidayat saat pembahasan di ruang Banmus gedung DPRD Kampar.

Apa landasan atau acuan meletakkan lokasi pembangunan perkantoran terpadu, sambungnya.

Sekarang ini kita belum ada landasan tempat berpijak, untuk itu kita akan koordinasi dengan pihak-pihak terkait akan hal itu, seperti ke Dirjen Keuangan Daerah, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) dan lebaga negara terkait lainnya.

"Kita akan ajak OPD terkait dalam koordinasi", ujar Toni.

Anggota Komisi IV, Triska Felly menyampaikan, bahwa pusat perkantoran letaknya berada pada kawasan atas atau dikawasan Bukit Candika.

"Setahu Saya kawasan pusat perkantoran Kampar berada diarea bukit Candika", ujarnya.

Jika pihak Pemda Kampar berkeinginan  membangun di jalan Profwaoe M Yamin harua ada kajian lebih dulu, ucapnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi IV, Fahmil, mempertanyakan urgensi pembangunan perkantoran terpadu 8 lantai. 

Seberapa besar urgensi pembangunan perkantoran terpadu 8 lantai, sehingga berdampak kepada urusan wajib yang seharusnya utamakan, tanyanya. (Syailan Yusuf)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini