Jagad MPI Minta Proyek Aspirasi DPRD Inhu Ditiadakan

Redaksi Redaksi
Jagad MPI Minta Proyek Aspirasi DPRD Inhu Ditiadakan
ilustrasi
RENGAT, riaueditor.com - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jagad Merah Putih Indonesia (Jagad MPI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) meminta agar Proyek Aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Tahun 2016 ditiadakan, pasalnya selain tidak memiliki kekuatan hukum Proyek Aspirasi tersebut banyak yang tidak tepat sasaran.

Ketua LSM Jagad MPI Inhu, Suharmani SP di Pematang Reba Rabu (6/1) menyatakan bahwa sejauh ini Pemkab Inhu selalu mengganggarkan Dana Aspirasi bagi Anggota DPRD Inhu yang nilainya mencapai puluhan miliar setiap tahunnya.

"Dalam setahun masing-masing Anggota DPRD Inhu memperoleh Dana Aspirasi dalam bentuk Proyek sebesar Rp 2 Miliar, sehingga dengan jumlah 40 Anggota DPRD Inhu akan menghabiskan Rp 80 Miliar dana APBD setiap tahunnya," katanya.

Paket Proyek Aspirasi tersebut dititipkan melalui Satker (Satuan Kerja) yang ada di Inhu, dan nantinya akan dikerjakan oleh rekanan kontraktor dengan cara membeli kepada para wakil rakyat yang duduk di Kursi DPRD Inhu, dengan harga yang bervariasi antara 10 s/d 20 persen dari nilai proyek.

"Hal ini tentunya tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, sebab sebagai Wakil Rakyat mereka digaji dari uang rakyat guna menampung aspirasi rakyat tanpa harus dibayar, karena mereka duduk di DPRD Inhu atas pilihan rakyat," tukasnya.

Dari pantauan LSM Jagad MPI di berbagai daerah di Inhu pada tahun 2015 terdapat dana sebesar Rp. 7 Milyar yang dianggarkan Pemkab Inhu untuk pembangunan Parit Gajah sepanjang 7000 meter, sebagian dari proyek tersebut tidak tepat sasaran sehingga mubazir dan tidak ada manfaatnya, hal ini diduga terjadi karena lokasi proyek ditentukan sendiri oleh pihak kontraktor.

"Untuk itu demi meminimalisir terjadinya kerugian daerah jangan lagi ada yang namanya proyek Aspirasi, biarkan saja Satker bekerja sesuai dengan Tugas Pokok dan fungsi (Tupoksi), karena mereka lebih mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat," pungkasnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini