Hanya 1500 Bangunan Masyarakat di Pelalawan yang Kantongi IMB

Redaksi Redaksi
Hanya 1500 Bangunan Masyarakat di Pelalawan yang Kantongi IMB
Davitson, Kepala BPMP2T Pelalawan
PELALAWAN, riaueditor.com - Ternyata dari ratusan ribu bangunan milik masyarakat di Kabupaten Pelalawan, hanya 1500 bangunan yang mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Oleh karenanya, guna meningkatkan PAD Pelalawan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Pelalawan pada tahun 2016 ini akan giat melakukan sosialisasi dan pendataan.

"Ya, kita di tahun 2016 ini akan menargetkan retribusi IMB dapat meningkat dari sebelumnya. Karena baru 1500 bangunan milik masyarakat termasuk di dalamnya rumah pribadi yang sudah mengantongi IMB selebihnya tidak mengantongi IMB. Ini merupakan potensi PAD yang cukup besar," papar Davitson kepada riaueditor, Kamis (11/2/2016).

Dikatakan Davitson, sesuai Perda nomor 24 tahun 2001, setiap individu yang mendirikan bangunan harus mendapat izin dari Pemerintah Daerah.

"Retribusi IMB hanya dibayar untuk sekali dalam seumur hidup. Nilainya Rp 4000 per meternya. Jadi jika bangunan berdiri diatas lahan 10 x 10 maka retribusi IMB sebesar Rp 400 ribu untuk seumur hidup. Namun jika melakukan penambahan, perubahan atau pengurangan maka izin IMB harus diurus baru. Karena pengurusan izin bangunan ini untuk legalitas kepastian hukum dan aspek kerja, begitu juga terkait tata ruang sehingga Perda dapat terlaksana di lapangan," ucapnya.

Masih sambung Davitson, masyarakat hendaknya memahami untuk segera mengurus IMB. "Kita akan giat melakukan sosialisasi kepada Masyarakat agar memenuhi kewajibannya membayar retribusi IMB.

Selanjutnya pendataan akan dilaksanakan. Kalau untuk perumahan tentunya bank sebelum memberi pinjaman meminta retribusi IMB beda dengan membangun rumah pribadi. Kita berharap retribusi IMB ini dapat berjalan dengan baik," tukasnya (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini