Gubri Irup Apel Gelar Pasukan Siaga Ketupat 2014

Redaksi Redaksi
Gubri Irup Apel Gelar Pasukan Siaga Ketupat 2014
Humas Riau
PEKANBARU, riaueditor.com - Gubernur Riau, H Annas Maamun menjadi inspektur upacara (Irup) apel gelar pasukan siaga ketupat 2014. Dalam upacara tersebut, Gubri menguintruksikan seluruh tim operasi ketupat tersebut untuk memberikan rasa aman kepada pemudik.

Operasi gelar apel siaga ketupat tahun 2014 ini, merupakan rutinitas tahunan yang digelar menghadapi hari raya Idul Fitri. Dimana kesiapan pihak kepolisian dan unsur instansi terkait dalam mengamankan sebelum dan sesudah lebaran, memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya para pemudik yang ingin lebaran di kampung.

"Kita berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman. Dan berharap tidak ada gangguan ketertiban sehingga kelancaran lalu lintas tetap terjaga," katanya, Senin (21/7).

Ia juga menyebutkan momen pengamanan ini juga bersamaan dengan Pilpres, tidak mengurangi pengamanan dari berbagai pihak.

"Sesuai dengan penetapan KPU pada besok pagi (selasa,red) untuk menghitung hasil rekapitulasi, kita mengharapkan siapa pun presidennya, kita tetap menjaga keamanan dan kondusifnya," ujarnya.

Gubri menjelaskan, berdasarkan hasil evalusi tahun sebelumnya, kata Gubri titik terjadinya kemacetan disebabkan penyempitan jalan, luas jalan yang kurang, aktifitas pasar tumpah yang tidak tertib.

Selain itu, Gubri juga menyebutkan untuk tahun ini terjadi peningkatan jumlah pemudik  27,9 juta jiwa, oleh karena itu  gangguan kriminalitas yang meningkat seperti pencurian, kejahatan konvensional dan kejahatan terorisme menjadi tugas dan menuntut Polri dan masyarakat lebih optimal.

Lebih lanjut Gubri mengatakan, target dari operasi apel gelar pasukan operasi ketupat 2014 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1435 H. Kata Gubri, memaksimalkan lalu lintas di titik jalan macet, menimimalkan kecelakaan dan korban meninggal dunia, dan mengantisipasi tindakan terorisme.

"Operasi apel ketupat ini akan berlangsung selama 16 hari yang melibatkan 86.213 personil di seluruh Indonesia," tukasnya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini