Diduga Hijrah dari Batam ke Meranti, Satpol PP Antisipasi PSK Dolly

Redaksi Redaksi
Diduga Hijrah dari Batam ke Meranti, Satpol PP Antisipasi PSK Dolly
ilustrasi
SELATPANJANG, riaueditor.com- Pasca ditutupnya lokasi maksiat Gang Dolly
di Surabaya, membuat para PSK gang Dolly mencari lokasi penghidupan baru. Sebagian masih ada yang bertahan namun sebagian lagi memutuskan untuk membuat lapak
baru Namun diduga beberapa PSK Dolly yang digusur tersebut sudah ada yang
hijrah ke Batam, provinsi Kepri.

Hijrahnya para penjaja cinta dari gang Dolly ini juga dilakukan antisipasi oleh pemerintah daerah Kepri.

Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kepulauan Meranti, Janevi Maeza mengatakan pihaknya akan mengantisipasi kedatangan PSK Dolly tersebut dengan melakukan pantauan di sejumlah Hotel, wisma maupun kos-kosan yang ada di Kepulauan Meranti terutama di kota Selatpanjang.

"Kita akan terus lakukan pemantauan ke sejumlah Hotel, wisma maupun kos-kosan, dan akan melakukan razia bila ada informasi terjadi transaksi maksiat itu, apalagi saat ini kuat dugaan limpahan PSK Dolly semakin membanjiri," ucap Janevi saat ditemui di kantornya, Jalan Merdeka Selatpanjang, Rabu (2/6).

Diakui mantan Camat Rangsang itu bahwa sejumlah besar PSK yang terjaring razia oleh pihaknya beberapa waktu lalu, sebagian besar dari PSK tersebut adalah anak tempatan.

"Sebenarnya sebagian besar PSK di Selatpanjang ini adalah anak tempatan yakni anak Meranti itu sendiri," ungkap Janevi.

Selanjutnya Janevi berharap agar instansi terkait, baik itu pihak kepolisian maupun Satpol- PP itu sendiri untuk bekerja sama dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban di Kepulauan Meranti, "Dalam hal menjaga Keamanan dan ketertiban di kepulauan Meranti ini, butuh dukungan dan kerjasama dari semua pihak, baik itu Satpol PP, Kepolisian, maupun masyarakat itu sendiri," harapnya.(ai)

Tag:
psk

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini