DLH Pelalawan Gagal Anggarkan Pengadaan Alat Pengukur ISPU di APBD 2020

Redaksi Redaksi
DLH Pelalawan Gagal Anggarkan Pengadaan Alat Pengukur ISPU di APBD 2020
Ilustrasi

PELALAWAN, riaueditor.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan gagal menganggarkan pengadaan alat pengukur Indeks Standard Pencemaran Udara (ISPU) di APBD murni Tahun Anggaran 2020.

Eko Novitra Kepala DLH Pelalawan kepada riaueditor.com, Jumat (7/2/2020) menyampaikan bahwa besarnya anggaran untuk pembelian alat ISPU sehingga tidak dianggarkan.

"Kalau tak salah,harga alat ISPU yang permanen itu mencapai Rp. 3 milyar. Kalau permanen itu setelah dipasang otomatis langsung mendeteksi. Ada juga yang tidak permanen namun harganya juga tinggi," ujarnya.  

Disinggung soal Kabupaten Pelalawan yang rawan bencana asap akibat kebakaran lahan dan hutan (Karlahut), Eko menyebutkan memang alat ISPU sangat dibutuhkan,hanya saja berkali - kali pengajuan alat ke Kementerian LHK maupun Propinsi namun tak kunjung ada bantuan. 

"Alat ISPU yang ada di Kota Pekanbaru itu bantuan dari Kementerian LHK RI sementaran Kabupaten yang punya alat ISPU bantuan dari Propinsi yakni Siak. Kita masih mengajukan bantuan alat ISPU.Kita akan kembali menganggarkan alat ISPU pada 2021.Kalau sekarang dipaksakan maka kegiatan lain akan terkendala karena mahalnya alat ISPU, " ucapnya.  

Sebelumnya, pada tahun 2019 lalu,saat Krpala DLH dijabat Syamsul Anwar, telah mengajukan pengadaan alat pengukur Indeks Standard Pencemaran Udara (ISPU) di  Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) KUA-PPAS Tahun Anggaran 2020.

Menurutnya, pengajuan ini berdasarkan kebutuhan yang sangat urgen untuk mengetahui kapasitas udara di Kabupaten Pelalawan. 

"Jika Kita memiliki data valid tentunya akan mudah untuk mengambil kebijakan.Tak seperti saat ini,Kita juga susah memberikan informasi terkait ISPU karena alat yang rusak baik yang ditempatkan di RAPP maupun yang di Pekanbaru," ujarnya.  

Ditambanhkannya, pada tahun 2015,pihaknya pernah mengusulkan bantuan alat pengukur ISPU di Kementerian LHK namun hingga kini belum terealisasi. 

"Padahal tim dari pusat dan propinsi sudah mensurvey lokasi letak alat ukur ISPU di Kantor DLH Pelalawan. Namun informasi terakhir yang diterima,realisasi alat pengukur ISPU hanya diperuntukkan bagi Ibukota di Propinsi saja," tukasnya. (ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini