Bupati Jefry: "Jangan Sampai Istri Mengeluh"

Redaksi Redaksi
Bupati Jefry:
sy/riaueditor.com
Bupati Kampar H Jefry Noer saat memberikan arahan kepada para peserta pelatihan Diklat P4S Kubang Jaya
BANGKINANG, riaueditor.com- Banyak anekdot yang muncul di tengah masyarakat terkait keseharian ayah, ibu dan anak. Salah satunya yaitu anak bertanya pada sang ibu. "Ibu, kemana ayah? Kok tidak pulang-pulang?", maka muncul jawaban sang ibu yang bernada keluhan yaitu "entahlah nak, kalau ayah mu pulang, adikmu bertambah juga".

Bupati Kampar H Jefry Noer SH dalam arahannya kepada puluhan peserta pelatihan perikanan di Pusat pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Karya Nyata Kubang Jaya Siak Hulu, Ahad (26/10) mengatakan bahwa meski dialog ibu dan anak itu terkesan seperti gurauan, namun sejatinya anekdot itu mengandung pelajaran bermakna, dimana kaum bapak harus bekerja keras untuk menafkahi anak dan istri.

Seorang ayah harus memahami tugas yang ada dipundaknya untuk memikirkan pendidikan dan masa depan anak, termasuk juga kebahagiaan istri.  "Nah, pelatihan di P4S ini merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan produktivitas kepala keluarga di Kampar, agar semangat zero kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh terus digelorakan di berbagai pelosok," ujar Jefry.

Disebutkan Jefry bahwa mungkin peserta ada yang dicemooh tetangga, kenapa ingin ikut P4S, namun janganlah hal itu dijadikan sebagai penghalang. Cemoohan itu dijadikan sebagai motivasi untuk membuktikan bahwa pelatihan P4S sangat bermanfaat. Terlebih lagi di lokasi P4S, peserta tidak hanya diajarkan bagaimana bertani dan beternak, tetapi juga membiasakan untuk melaksanakan ibadah tepat waktu.
 
"Nanti setelah pulang ke rumah, sang istri tidak lagi menjawab pertanyaan anak dengan keluhan tadi. Tetapi justru menjawab bahwa sang ayah pulang ke rumah sudah berubah lebih baik dan gigih bekerja," ucap Jefry.

Pada kesempatan tersebut, Jefry juga sempat memberikan materi tentang usaha perikanan lele dan nila yang semakin menjanjikan saat ini. Bila petani mau berusaha dan teliti dalam melakukan usahanya, maka hasilnya akan sangat baik dan bisa mengubah hidup dari miskin menjadi tidak miskin lagi.
 
"Dengarkan pemaparan dari instruktur. Jangan lupa, sholat lima waktu, karena hanya dengan ridho Allah, hidup kita akan bisa berubah lebih baik," ucap Jefry. (sy)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini