Atasi Tumpukan Sampah, DLH Pelalawan Adakan 5 Bin Container

Redaksi Redaksi
Atasi Tumpukan Sampah, DLH Pelalawan Adakan 5 Bin Container
zul/riaueditor.com

PELALAWAN, riaueditor.com - Sampah masih menjadi sorotan di berbagai wilayah Kabupaten Pelalawan terkhusus Ibukota Pangkalan Kerinci.

Banyak munculnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dadakan ditenggarai akibat tidak adanya tempat penampungan sampah di tengah-tengah masyarakat, terutama bagi warga yang kediamannya tidak dilintasi oleh unit pengangkut sampah. 

Mengatasi hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan pada tahun 2020 ini mengadakan 5 unit bin container untuk ditempatkan di tengah-tengah pemukiman warga. 

Dalam daftar paket lelang di LPSE Kabupaten Pelalawan tercatat pengadaan 5 unit  bin container dengan nilai pagu Rp 256.325.000.

"Tahun ini kita adakan 5 unit bin kontainer untuk mengatasi masalah sampah. Soal lokasi penempatannya belum ditentukan. Tentunya akan ditempatkan di lokasi yang dianggap sangat dibutuhkan, sehingga masyarakat tidak lagi bingung dan susah untuk membuang sampah," ucap Eko Novitra Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan kepada riaueditor.com, Kamis (19/3/2020).

Disinggung soal susahnya mencari lokasi bin kontainer akibat bau busuk yang ditimbulkan, Eko Novitra menyebutkan bahwa kendala yang dihadapi dulu yakni masalah pengangkutan sampah yang tak kontinue, namun kini sudah dibenahi sehongga tidak menimbulkan bau busuk yang berasal dari kontainer tersebut.

"Masyarakat banyak yang minta saat ini kontainer tempat lembuangan sampah. Makanya tahin ini Kita adakan sebanyak 5 unit. Saya kira jika pengangkutan sampah dari kontainer kontinue dan tidak sampai berhari-hari tentu tidak akan menimbulkan bau busuk seperti yang dikeluhkan masyarakat sebelumnya. Kita sudah mulai berbenah dari awal tahun ini dalam melayani pengangkutan sampah warga," tegasnya.

Ditambahkannya, guna memaksimalkan serta mengoptimalkan pengangkutan sampah terkhusus di ibukota Pangkalan Kerinci, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan telah membuka line-line baru yang akan dilewati truk pengangkut sampah dan membuka call center di nomor 0823 8771 8500 untuk layanan pengaduan warga terkait sampah. 

"Saat ini ada 20 truk pengangkut sampah yang beroperasi. 15 unit dintaranya aset lama, sementara 5 unit dalam kondisi baru dari APBD 2019," katanya. 

Selain 20 unit truk pengangkut sampah juga didukung dengan tim reaksi cepat yang juga memiliki kendaraan operasional sendiri untuk pengangkutan sampah yang tersebar di Ibukota Pangkalan Kerinci. 

""Ada juga unit L 300 dapat dioperasionalkan untuk daerah dengan jalan sempit dan berada di pelosok sehingga sampah dapat terangkut," ungkapnya. (ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini