APBD Pelalawan 2016 Dipangkas 262 M

Bupati Harris Instruksikan Evaluasi dan Rasionalisasi
Redaksi Redaksi
APBD Pelalawan 2016 Dipangkas 262 M
Bupati Pelalawan, HM Harris
PELALAWAN, riaueditor.com - Bupati Pelalawan HM Harris menyatakan APBD Pelalawan tahun 2016 yang telah disahkan Rp 2,160 Triliun akhirnya dipangkas lebih kurang Rp 262 Miliar. Dengan pemotongan anggaran, Pemda Pelalawan harus melakukan evaluasi dan rasionalisasi.
"Dengan berat hati, program yang sebelumnya sudah dianggarkan harus ditunda," ungkap HM Harris saat dikonfirmasi terkait pemotongan APBD Pelalawan 2016.

Dikatakannya pemotongan diperkirakan sampai 35 persen di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di luar dana rutin. "Saya instruksikan SKPD melakukan evaluasi dan rasionalisasi anggaran yang harus dipotong. Ini wajib dilakukan karena tidak mungkin semua program yang disahkan dikerjakan, karena dana tidak ada," beber Bupati.

Bupati meminta, evaluasi dan rasionalisasi jangan dikaitkan dengan Pilkada. "Tolong dipahami keadaan ini, anggaran kita terpotong sehingga terjadi evaluasi dan rasionalisasi. Ini ibarat enggang lalu ranting patah. Pilkada sudah berlalu dan anggaran dan dana kita dikurangi. Jadi wajib ada rasionalisasi," pintanya.

Harapannya setiap SKPD betul-betul melakukan evaluasi dan rasionalisasi tanpa mengurangi standar pelayanan pemerintah daerah.

"Yang terkait pelayanan tak mungkin dihilangkan. Saya harap semua SKPD evaluasi yang benar sesuai kebutuhan mendasar setiap SKPD. Semua satker wajib evaluasi dan rasionalisasi," tegasnya.

Pengurangan APBD Pelalawan paling besar akibat Dana Bagi Hasil (DBH) Migas tahun 2015 untuk Kabupaten Pelalawan dipotong oleh pemerintah pusat hingga 50 persen. Ini pengaruh dari turunnya harga minyak dunia secara drastis dalam tahun ini. Jadi pusat memutuskan untuk memotong DBH seluruh daerah yang menghasilkan minyak dan gas.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini