Penyaluran Gas Tengah Malam Diduga Dimainkan

Hj Yurni: Tutup Pangkalan Ketahuan Bermain
Redaksi Redaksi
Penyaluran Gas Tengah Malam Diduga Dimainkan
ist.net
PEKANBARU, riaueditor.com- Dari laporan masyarakat yang masuk ke anggota Komisi II DPRD kota Pekanbaru, Hj Yurni. Ia membeberkan dugaan permainan gas yang terjadi dilapangan adalah saat penyaluran gas dari Peramina ke pangkalan dilakukan tengah malam. Yurni mengaku kaget mengetahui ada penyaluran gas dilakukan tengah malam.

"Kuat dugaan kita ada permainan dalam penyaluran gas yang dilakukan tengah malam. Pasalnya saya juga melihat penyaluran gas dilakukan pukul 00.00 WIB dan ada pukul 01.00 WIB dini hari. Saya mengharapkan kepada pihak Pertamina memantaunya, jangan diantar sampai tengah malam itu. Kalau menyalurkan gas itu di siang hari jangan malam hari. Dugaan kita jelas rawan diselewengkan," kata Yurni ketika dikonfirmasi dikantor DPRD Kota Pekabaru, Senin (5/1).

Dikatakan Yurni, persoalan ini diketahui ditengah persoalan harga elpiji yang dijual jauh diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkann. Dilapangan juga ditemukan penjualan gas membuat menyarakat menjerit dan menyulitkan.

"Saya minta Pertamina maupun Dinas terkait dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru memantau persoalan yang ada di masyarakat saat ini. Jangan dibiarkan begitu saja. Jika memang ditemukan pangkalan bermain, cabut saja izinnya jangan dibiarkan mereka meresahkan masyarakat," tegas Hj Yurni.

Hj Yurni minta agar Pertamina dan Disperindag dapat memantau persoalan gas dilapangan. Harusnya penjualan gas sesuai dengan penjualan dengan aturan. Tentu sangat diharapkan betul pangkalan menjual gas sesuai HET yang berlaku mengingat gas sangat dibutuhkan.

"Saya melihat gas juga dijual pemilik toko buku, warung nasi, bahkan toko elektronik. Apa yang terjadi dilapangan seperti ini. Untuk itu diminta kepada Dinas terkait melakukan pemantauan kepada pangkalan. Jika ditemuakan banyak bermain, tutup saja," tegas Yurni.(eza)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini