MOS Diminta Tidak Melibatkan Perploncoan Kontak Fisik

Redaksi Redaksi
MOS Diminta Tidak Melibatkan Perploncoan Kontak Fisik
ilustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com - Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal MM mengatakan kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) yang dilakukan di sekolah tidak diserahkan ke siswa sepenuhnya, tapi dikoordinir oleh guru.

"Sistem yang digunakan sekarang namanya bukan MOS tapi Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Ini berdasarkan arahan dari Kementrian terkait Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) sebagai pengganti nama MOS. Ini sudah kita koordinasikan dengan Disdik Pekanbaru," kata Nofrizal ketika dikonfirmasi dikantor DPRD Pekanbaru, Senin (11/7).

Dikatakan Nofrizal, apapun bentuknya mulai dari namanya MOS, PBB ataupun PLS diminta tidak melibatkan perploncoan yang melibatkan kontak fisik. Kalaupun memang dilakukan sistem yang dipergunakan haruas ada pendidikan berkarakter dan bermuatan pendidikan.

"Perploncoan tidak dibenarkan antara senior dan junior. Untuk itu diharapkan Disdik dan orang tua bisa mengawasi, kalau ada temuan yang tidak wajar dari kegiatan yang dilakukan silahkan laporkan ke DPRD terutama Komisi III," jelasnya.

Nofrizal juga mengingatkan apapun jenis kegiatan yang dilakukan sekolah, perlu peran serta orang tua, terutama dalam mengawasi. "Kan ada DPRD, dewan pendidikan, ada UPTD, Disdik. Jika ada kejanggalan dari kegiatan yang dilakukan sekolah terhadap peserta didik baru silahkan laporkan saja," bebernya.

Meski begitu Nofrizal menegaskan, pembinaan bersifat fisik diminta dikurangi. Berilah pembinaan yang sifatnya mendidik.

"Disinilah peran serta orang tua dan guru dalam mengawasi," ungkapnya. (eza)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini