Dugaan Eksploitasi Anak, Dinsos Diminta Perketat Pengawasan Panti

Redaksi Redaksi
Dugaan Eksploitasi Anak, Dinsos Diminta Perketat Pengawasan Panti
Anggota Komisi E DPRD Riau Yulisman, S.Si

PEKANBARU, riaueditor.com - Anggota Komisi E DPRD Riau Yulisman, S.Si meminta Dinas Sosial (Dissos) memperketat pengawasan pendirian panti asuhan. Jangan sampai lembaga sosial itu jadi modus pihak-pihak tertentu untuk mendapatkan keuntungan.

"Kami minta dinas terkait dalam hal ini Dinas Sosial melakukan pengawasan lebih ketat lagi di tengah masyarakat. Kadang yang resmi saja lolos dari pengawasan, apalagi yang modus, tentu akan merugikan masyarakat," kata Yulisman, Senin (30/1/2017).

Ketua Presidium KAHMI Riau ini menyoroti dugaan eksploitasi anak di Panti Asuhan dibawah Yayasan Tunas Bangsa yang dinyatakan illegal, sehingga mengakibatkan seorang bayi berumur 18 bulan Muhammad Fikri meninggal dunia.

"Secara prinsip ilegal, kemudian ada indikasi penyiksaan maka harus diproses secara hukum," tegasnya.

Keberadaan Panti Asuhan, kata Yulisman, mempunyai niatan bagus sebagai ladang ibadah di tengah masyarakat. Namun, secara aspek legalitas harus dilaporkan ke Dissos untuk izin prinsipnya.

Sementara anggota Komisi E Ade Hartati meminta pemerintah untuk membuka mata agar kasus eksploitasi anak tidak terjadi. 

"Seharusnya mengantisipasi hal ini terjadi. Dinas Sosial setempat memberikan solusi terbaik bagi keberadaan panti. Kita berharap pemerintah berperan, tidak tinggal diam terhadap kondisi ini karena mereka (anak-anak terlantar) menunggu uluran tangan," kata Ade menuturkan. (dea)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini