DPRD Riau Bahas KUA-PPAS, APBD-P 2014 Defisit Rp 1,4 T

Redaksi Redaksi
DPRD Riau Bahas KUA-PPAS, APBD-P 2014 Defisit Rp 1,4 T
PEKANBARU, riaueditor.com- Saat ini, DPRD Riau tengah membahas nota keuangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) Riau tahun 2014. Hasilnya, dari KUA-PPAS yang diajukan Pemprov, pendapatan yang diperoleh senilai Rp7,4 triliun dan belanja Rp8,8 triliun.

Hal ini disampaikan langsung oleh Assisten III Setdaprov Riau, Hardy Djamaluddin kepada riaueditor.com. Dikatakannya, APBD-P Riau tahun 2014 defisit sekitar Rp1,4 triliun, namun defisit ini ditutupi oleh Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) pada APBD murni, sehingga tidak ada masalah lagi.

"Pembahasan APBD-P sedang berlangsung, siang nanti (kemarin, red) akan ada pendangan umum fraksi atas nota keuangan Pemprov Riau. Selanjutnya nanti akan ada jawaban dari Pemprov riau," katanya, Kamis (14/8) di kantor Gubri.

Setelah jawaban akhir pemprov, sambung mantan Kepala biro keuangan Setdaprov Riau itu, akan dilanjutkan paripurna pengesahan atau ketok palu. Ia menargetkan, pekan depan APBD-P Riau 2014 sudah disahkan oleh DPRD Riau.

"Kalau pekan depan sudah disahkan, maka kita perkirakan awal September APBD-P sudah bisa diginakan," jelas Hardy.

Disinggung mengenai perubahan penggunaan anggaran pada APBD murni ke APBD-P? Hardy mengaku tidak mengetahui berapa pastinya. Yang jelas, memang ada sedikit perubahan pada APBD-P nanti seperti Pembugaran Dinas PU yang dijadikan 2 dinas dan penggabungan antara Dinas Pertanian dan Dinas Perternakan.

"Pecehan dinas PU Riau menjadi 2 yakni Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta karya. Selanjutnya penggabungan antara Dinas pertanian dan Dinas Perternakan. Mengenai perubahan yang lain apa saja, saya tidak hapal," ujarnya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini