Trik Negosiasi Dibalik Busuknya Limbah Sawit (4)

Bangun Kanal Limbah, PT RSI Mengaku Arahan BLH Rohul
Redaksi Redaksi
Trik Negosiasi Dibalik Busuknya Limbah Sawit (4)
ys/riaueditor.com
Trik Negosiasi Dibalik Busuknya Limbah Sawit (4)
UJUNGBATU, riaueditor.com - Terkait pembangunan kanal limbah di lahan kebun milik warga, manajemen PKS PT Rohul Sawit Industri (RSI) melalui Humasnya, Syahrial Siregar mengaku merupakan  arahan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Rokan Hulu.

Humas PT RSI, Syahrial juga membantah jika PT RSI telah mencaplok tanah milik warga. Karena menurutnya saat itu pihak perusahaan melakukan pembuatan parit di lahan kebun milik Rumapea karena adanya arahan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Rokan Hulu.

"Pembuatan parit di areal kebun Rumapea itu adalah arahan dari BLH Rokan Hulu, karena kalau tidak dibangun parit akan menimbulkan banjir dan merugikan masyarakat sekitar, kalau tidak percaya silahkan tanya langsung ke pihak BLH," tukas Syahrial.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kepala BLH Kabupaten Rohul, Hen Irfan terkesan menghindar dan mengarahkan untuk ditanyakan ke Kabid Pengawasan, Abdul Maas.

Kabid Pengawasan BLH Rokan Hulu, Abdul Maas, dihubungi via selulernya Senin (2/3) membantah pembangunan parit limbah atas saran piohaknya. "Yang benar kita menyarankan agar dibangun parit batas yang jelas antara perusahaan dan masyarakat, itu saja," ujarnya.

Ketika ditanya apa hubungan parit batas yang merupakan kewenangan Badan Pertanahan dengan tugas pokok BLH Kabupaten Rohul, Abdul Maas balik menimpali, "Memang soal batas adalah wewenangnya Badan Pertanahan, dan kami tidak campuri itu, namun kami hanya sebatas memberikan saran agar jelas batas antara kebun perusahaan dan kebun warga, agar tidak ribut dengan warga sekitar, itu saja," ujar Maas berdalih.(har/ys)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini