Betambah 2.557 Terkonfirmasi, Positif Covid-19 Jadi 4.204.116 Kasus per Jumat 24 September 2021

Redaksi Redaksi
Betambah 2.557 Terkonfirmasi, Positif Covid-19 Jadi 4.204.116 Kasus per Jumat 24 September 2021
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menggelar simulasi penanganan pasien terduga infeksi virus Corona atau Covid-19. (Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

JAKARTA - Kasus harian positif Covid-19 kembali bertambah, Jumat (24/9/2021). Ada kenaikan sebanyak 2.557 orang, sehingga total pasien positif terhitung sejak Maret 2020 hingga kini menjadi 4.204.116 jiwa.

Sementara itu, pasien sembuh dan telah terbebas dari Covid-19 tercatat ada 4.607 orang pada hari ini. Sehingga total keseluruhan kasus sembuh di Indonesia telah menyentuh angka 4.017.055 orang.

Sedangkan kasus kematian di Tanah Air bertambah 141 orang. Maka secara nasional, jumlah keseluruhan warga yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 mencapai 141.258 jiwa.

Data update pasien Covid-19 ini tercatat sejak Kamis, 23 September 2021, pukul 12.00 WIB hingga hari ini, Jumat (24/9/2021) pada jam yang sama.

Temuan 1.303 Sekolah Jadi Klaster Covid-19

Sementara itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjelaskan soal temuan klaster Covid-19 pada 1.000 lebih sekolah selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Direktur Sekolah Dasar (SD) Ditjen PAUD Dasmen Kemendikbudristek, Sri Wahyuningsih mengatakan, data itu bukan temuan sejak periode Juli 2021 atau saat PTM Terbatas mulai masif didorong. Menurut dia, temuan klaster Covid-19 di sekolah itu merupakan akumulasi sejak 2020.

"Terkait data klaster penularan Covid-19, data 1.303 sekolah merupakan data akumulasi dari tahun 2020, sehingga kami akan mengkoordinasikan kembali data tersebut sesuai dengan update terbaru PTM Terbatas di tahun ajaran baru, khususnya periode setelah adanya lonjakan kasus Covid-19 pada pertengahan Juni sampai Agustus, yang memaksa beberapa sekolah untuk tutup kembali," kata Sri kepada Liputan6.com, Jumat (24/9/2021).

Pasca-temuan klaster Covid-19 di sekolah, Sri menyatakan bahwa kebijakan pembukaan opsi PTM terbatas tetap mengacu pada SKB 4 Menteri tentang Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 dan Instruksi Mendagri Nomor 43 dan 44 tahun 2021 tentang PPKM Level 1, 2, 3, dan 4.

Untuk mencegah hal itu terulang di kemudian hari, pemerintah pusat terus gencar memonitoring pelaksanaan PTM Terbatas.

(sumber: Liputan6.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini