Tim SAR Temukan 8 Motor Korban Awan Panas Sinabung

Redaksi Redaksi
Tim SAR Temukan 8 Motor Korban Awan Panas Sinabung
portalkbr.com
TIM SAR gabungan kembali menyisir Desa Sukameriah di lereng Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara untuk mencari kemungkinan adanya korban terkena awan panas yang belum dievakuasi. Tim tidak menemukan korban, melainkan delapan sepeda motor serta peralatan milik korban lainnya.

"Tujuh motor ada nomor polisi dan satu motor tidak ada nomor polisi, satu tas berisi laptop, satu tas kosong, dan dua buah helm. Belum ditemukan adanya korban lagi," tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima Okezone, Senin (3/2/2014).

Tebalnya abu vulkanik yang menutupi jalanan menyebabkan evakuasi berjalan alot. Tim pencari yang diturunkan sebanyak 170 personel, terdiri dari personel TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, dan puluhan relawan.

Pencarian akhirnya dihentikan sementara karena terjadi erupsi setinggi 2.500 meter dan luncuran awan panas sejauh 2.500 meter. "Tim SAR gabungan masih menunggu kondisi aman. Strategi evakuasi mendasarkan pada rekomendasi PVMBG di lapangan," tambahnya.

Hingga saat ini jumlah korban tewas terkena awan panas di Desa Sukameriah sebanyak 15 orang, tujuh di antaranya mahasiswa, empat pelajar, dan empat warga. Awan panas juga menyebabkan dua orang mengalami luka bakar yang kini menjalani perawatan di RSU Efarina Etaham Berastagi.

PVMBG merekomendasikan tidak adanya aktivitas warga di radius lima kilometer dari kawah. Penjagaanpun diperketat agar masyarakat tidak dapat masuk ke zona berbahaya. Lima desa yang sangat berbahaya di radius 3 - 3,5 km yaitu Desa Sukameriah, Bekerah, Simacem, Sigarang-garang, dan Sukanalu. "Jangan masuk pada daerah tersebut," tegasnya.
(ris/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini