Tak Suka Manuver Politik LAM Riau, Syarwan Hamid Pulangkan Gelar Adat

Redaksi Redaksi
Tak Suka Manuver Politik LAM Riau, Syarwan Hamid Pulangkan Gelar Adat
(Dok. Febri/ar)
Syarwan Hamid saat pengembalian gelar adat.

PEKANBARU - Sejumlah elemen masyarakat Melayu terlihat memadati halaman depan gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Rabu (19/12).

Kehadiran massa tersebut dalam rangka prosesi pengembalian gelar adat yang dilakukan Syarwan Hamid. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Syarwan Hamid berjanji bakal memulangkan gelar adat yang disandangnya, Datuk Seri Lela Setia Negara. 

Keputusan memulangkan gelar lantaran Syarwan tidak suka dengan perubahan orientasi yang terjadi di LAM Riau. 

Syarwan menyatakan ketidaksetujuannya dengan LAM Riau yang memberikan gelar adat kepada Presiden Jokowi. Menurut Syarwan pemberian gelar tersebut bukan sikap yang bijak.

"Itu tidak fair di tahun politik ini. Seharusnya sebagai lembaga adat, LAM Riau mesti berdiri di tengah," sebutnya.

Selain menyorot manuver politik yang dilakukan LAM Riau. Purnawirawan jenderal bintang tiga itu juga mempersoalkan LAM Riau yang terkesan digunakan sebagai alat negosiasi oleh sejumlah oknum.

Dalam prosesi pengembalian gelar adat itu, mantan Mendagri tersebut kecewa dengan cara penyambutan LAM Riau. Sebab, pengurus LAM Riau hanya mengutus dua pengurus dengan pakaian sederhana (baju Koko).

"Saya datang kesini pakai baju adat penuh. Kenapa tak pakai baju saja (para penyambut)," bentaknya saat memberikan sambutan.

Masih dalam kesempatan yang sama, Syarwan Hamid, mengingatkan Jokowi terkait kebijakannya yang pro-Cina. Menurut Syarwan kebijakan Jokowi yang terlalu pro-Cina bisa menimbulkan ancaman.

"Mengizinkan tenaga kerja Cina masuk begitu bebas, bisa punya dampak untuk kita," tutupnya.

(sumber: gatra.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini