Ernest Sindir Istana Minta Pedemo Pahami Jokowi: Jangan Manja

Redaksi Redaksi
Ernest Sindir Istana Minta Pedemo Pahami Jokowi: Jangan Manja
(CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Komika Ernest Prakasa merespons pernyataan Istana yang meminta masyarakat dan mahasiswa memahami situasi sulit yang dihadapi Jokowi.

JAKARTA - Komika sekaligus sutradara Ernest Prakasa merespons pernyataan Istana Kepresidenan yang meminta masyarakat dan mahasiswa memahami situasi sulit yang dihadapi Presiden Joko Widodo.

"Hush, jangan manja ah. Siapa bilang jadi presiden itu gampang?" kata Ernest melalui unggahan di akun Twitter miliknya mengomentari pernyataan Istana.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebelumnya meminta mahasiswa dan masyarakat sipil yang protes memahami bahwa Presiden Jokowi sudah meminta pengesahan RKUHP ditunda.

"Yang perlu dipahami oleh teman-teman semuanya bahwa pemerintah saat ini telah bersepakat dengan DPR untuk mengkaji lebih jauh tentang revisi UU KUHP (pengesahannya ditunda), berikutnya [RUU] Pertanahan, berikutnya [RUU] Pemasyarakatan dan beberapa yang lain," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (24/9).

Mantan Panglima TNI itu meminta mahasiswa memiliki empati terhadap kerja keras pemerintah, termasuk Jokowi. Moeldoko menyebut tak sepatutnya mahasiswa atau kelompok masyarakat yang berunjuk rasa memakai bahasa yang kurang pantas.

"Jangan lah Presiden menghadapi situasi yang tidak mudah, ditambah hal-hal seperti itu. Tulisan-tulisan itu harus cerminkan sebagai bangsa Indonesia yang beradab," ujarnya.

Situasi protes mahasiswa atas sejumlah rancangan Undang-undang yang berjalan ricuh di depan Gedung DPR juga mendapatkan sorotan dari berbagai pesohor. Sebagian besar mendukung pergerakan mahasiswa untuk menentang pengesahan undang-undang tersebut.

"Bandit-bandit DPR merasa jumawa di atas rakyat yang mengantarkan mereka ke sana. Hari ini adalah bukti bahwa kita sudah geram. Hari ini, mereka belajar untuk tunduk," kata Ernest dalam kicauan di Twitter.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini