BAP Rudi Rubiandini Bocor, KPK Harus Dievaluasi

Redaksi Redaksi
BAP Rudi Rubiandini Bocor, KPK Harus Dievaluasi
okezone.com
Ilustrasi

JAKARTA – Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas), Rudi Rubiandini, diduga bocor dari tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dugaan bocornya BAP pria yang kini menjadi tersangka atas dugaan menerima suap mendapat tanggapan keras dari praktisi hukum, Taufik Basari.

Mantan Direktur Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) ini menyayangkan kebocoran tersebut. Pasalnya, sebuah BAP adalah sebuah rahasia penyidikan yang dilakukan aparat penegak hukum.

“Kebocoran BAP harus dikritik dengan tegas oleh masyarakat,” kata Taufik Basari di Jakarta, Jumat (6/12/2013).

Taufik menambahkan, KPK harus bertanggungjawab dan menjelaskan kenapa ada BAP yang bocor tersebut.  Dengan harapan, publik mendapatkan sebuah jawaban yang mumpuni.  Namun jika tidak, bisa saja ada sesuatu yang tidak sesuai dengan prosedur.

Taufik menilai KPK tetap harus mengevaluasi BAP yang bocor agar tidak terulang lagi. “Ini demi tegaknya keadilan itu sendiri,”tutupnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR Bukhori Yusuf menduga sering bocornya sprindik itu karena dilakukan oknum-oknum yang sakit.

Menurutnya, ada beberapa motif yang dilakukan oknum di KPK. Bisa untuk menekan orang tertentu sebagai “mesin ATM” KPK.

“Seharusnya BAP dan sprindik itu dokumen rahasia ada di dalam laci, terkunci rapat. Pasti ada pemain dari orang dalam,” ujarnya.

Seperti diketahui, berkas diduga BAP Rudi Rubiandini beredar pada Selasa 29 Oktober lalu. Di dokumen tersebut Rudi menyebut Sutan Bhatoegana meminta uang ‘THR’ untuk Komisi VII.

Sutan disebut-sebut turut andil dalam kasus SKK Migas. Pada awal Puasa tahun 2013, Sutan disebut menghubungi Rudi dan ‘memalak’ THR untuk anggota Komisi VII DPR. Sutan juga disebutkan kerap membuat pertemuan dengan Rudi Rubiandini.

Rudi pernah bertemu Sutan di Pacific Place, Bellagio dan Plaza Senayan. Bahkan, Sutan pernah mengenalkan kepada Rudi seorang pengusaha yang mengklaim pernah ikut tender di SKK Migas.

Namun, Sutan menegaskan tidak ada yang spesial dari pertemuannya dengan Rudi tersebut. ” Saya mau tanya, enggak boleh saya ketemu orang,” katanya dengan nada setengah membentak. (put/okezone.com)


Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini