Warga Bagan Sinembah Terganggu Bau Busuk Limbah PKS PT Sinergi Integritas Agroindustri

Redaksi Redaksi
Warga Bagan Sinembah Terganggu Bau Busuk Limbah PKS PT Sinergi Integritas Agroindustri
Istimewa

BAGANBATU - Sejumlah Warga Kepenghuluan Bahtera Makmur Kecamatan Bagansinembah mengeluhkan bau busuk yang diduga berasal dari pabrik kelapa sawit (PKS) milik PT Sinergi Integritas Agroindustri ( SIA ) yang berada di KM 5 Kepenghuluan Bahtera Makmur Kecamatan Bagansinembah Kabupaten Rokanhilir.

Warga yang berdomisili di sekitar pabrik merasa tidak nyaman karena adanya pencemaran udara yang kerap menimbulkan bau tidak sedap yang berasal dari pabrik.

Seperti Azwan Habib Gultom warga yang tinggal dikm 5 Bahtera Makmur mengaku bau tidak sedap kerap timbul dini hari tadi sekitar pukul 03.00 wib hingga 04.00 wib dini hari apalagi angin berhembus ke arah perumahan warga yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari pabrik dan itu sangat menganggu.

"Tadi pagi sekitar pukul 03.40 wib dini sampai pukul 04.00 wib dini hari sangat Parah baunya, kalau pas angin ngarah ke sini (pemukiman kami red) kami menduga asal bau itu dari limbah PKS SIA," Ungkap Gultom Minggu (25/5/2025)

Dikatakan Gultom bau limbah yang diduga berasal dari PKS PT Sinergi Integritas Agroindustri tersebut menguap yang menyebabkan nafas terasa sesak dan menganggu tidur

"Pernapasan kami sangat bahaya.bisa sesak napas,jika tercium bau limbah ini. Kita minta Pemkab Rohil melalui Dinas Lingkungan Hidup Rohil Turun cek limbah PKS SIA," pinta Gultom.

Hal senada juga dikatakan Taufik salah seorang Warga Bagansinembah, dirinya dan masyarakat yang lain sangat terganggu dengan bau busuk yang muncul pada malam hari hingga Dini hari tadi.

“Biasanya malam pukul 21.00 wib bau limbah sampai ke Baganbatu. Yang parah itu dekat kafe kok tong kalau duduk situ sangat terasa bau limbah. Hari ini, mulai pukul 03.40 dini hari hingga shubuh masih muncul itu bau limbah. Apalagi kalau hujan, parah betul bau udaranya," katanya.

Terkadang kata Taufik lagi itu pembuangan mesin pabrik pengolahan sawit itu kepulan hitam pekat, membumbung dari cerobong dan dirasa mengganggu.

"Kita minta pemkab Rohil melalui Dinas Lingkungan Hidup Rohil turun cek kelapangan terkait limbah PKS SIA. Kita tidak melarang perusahaan berusaha di daerah kita, tapi mereka harus peduli dengan lingkungan sekitar. Jangan seperti pepatah orang makan nangka kami kena getahnya," pungkas Taufik.

Sementara Humas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT SAI, Kalvin belum bisa di konfirmasi.(**)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini