Riau Tak Masuk Provinsi yang Dilanda Kemarau Parah El Nino, Ini Penjelasan BMKG

Redaksi Redaksi
Riau Tak Masuk Provinsi yang Dilanda Kemarau Parah El Nino, Ini Penjelasan BMKG
Ilustrasi.(Foto: Ist)

PEKANBARU - Sebanyak 32 dari 34 provinsi di Indonesia akan dilanda kemarau parah akibat El Nino. Riau merupakan salah satu dari dua provinsi yang tak terdampak kemarau parah tersebut.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menjelaskan, pengaruh El Nino tergantung pada kategorinya. Jika ringan-sedang, akan kurang berpengaruh di wilayah bagian barat Indonesia, jika kuat hingga sangat kuat, maka potensinya terjadi kekeringan panjang.

Prakirawati BMKG Pekanbaru, Fitri N. A menerangkan, El Nino merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normal yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah. Pemanasan SML ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia.

"Jadi, wilayah yang paling terdampak El Nino adalah wilayah yang lebih dekat dengan Samudera Pasifik," jelas Fitri.

Saat ini, wilayah Riau masih pada puncak musim hujan. Riau akan mengalami kekeringan pada periode Juni-Agustus. Meski begitu, prediksinya masih cukup basah dan tidak sekering wilayah lain.

Menurut data yang didapat Liputan6.com dari Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, akan ada sebanyak 32 provinsi yang dilanda kekeringan pada Agustus 2023 mendatang. Tercatat hanya Riau dan Papua Barat saja yang punya intensitas hujan di atas 100 mm per bulan.

Data Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR dikutip dari liputan 6, ada 9 provinsi di Sumatera yang akan terdampak El Nino pada Agustus nanti. Yakni Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Lampung dan Sumatera Selatan.

(Andi)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini