Pagi Ini Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Naik 3 Sentimeter

Redaksi Redaksi
Pagi Ini Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Naik 3 Sentimeter
PLTA Koto Panjang.(Foto: Iet)

KAMPAR– Kondisi Waduk PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar, Riau, terpantau relatif stabil pada Sabtu pagi (20/12/2025). Meski debit air masuk dan keluar berada dalam posisi seimbang, elevasi waduk tercatat mengalami kenaikan tipis dibandingkan hari sebelumnya.

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah melalui Erikmon menyampaikan, pemantauan pukul 07.00 WIB menunjukkan elevasi waduk berada di level 77,22 meter di atas permukaan laut (mdpl). Angka tersebut naik sekitar 3 sentimeter dari kondisi Jumat pagi.

Pada hari ini, debit air masuk (inflow) dan debit keluar melalui turbin (outflow) sama-sama berada di angka 245,13 meter kubik per detik. Kondisi ini membuat muka air waduk cenderung bertahan dan bergerak naik secara perlahan.

Sebagai pembanding, pada Jumat (19/12/2025) elevasi waduk tercatat di angka 77,19 mdpl. Saat itu, inflow mencapai 504,16 meter kubik per detik, sementaraoutflowmelalui turbin berada di angka 321,41 meter kubik per detik.

Erikmon menjelaskan bahwa fluktuasi elevasi tersebut masih berada dalam rentang normal operasional dan belum memerlukan tindakan pengendalian tambahan.

“Posisi elevasi masih aman dari batas pembukaanspillway,”jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pintu pelimpah waduk hanya akan dibuka apabila elevasi melampaui 83,00 mdpl dan inflow yang masuk mencapai atau melebihi 1.000 meter kubik per detik.

Selain itu, skemaearly releasedapat diterapkan berdasarkan perhitungan teknis untuk mengantisipasi potensi lonjakan debit air.

Perhitunganearly releasedilakukan dengan mempertimbangkan prakiraan curah hujan dari BMKG serta evaluasi elevasi waduk terhadap kurva Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW).

Pembukaanspillwayjuga dapat dilakukan apabila pembangkit tidak dapat beroperasi akibat gangguan peralatan atau saat elevasi turun hingga 73,50 mdpl.

Manajemen PLTA mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terkonfirmasi dan selalu mengacu pada kanal resmi terkait kondisi waduk.

“Kami akan terus menyampaikan informasi secara berkala agar masyarakat mendapatkan data yang akurat,” tutup Erikmon.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini