DLHK Riau Ajak Rimbawan dan Masyarakat Perhatikan Pengelolaan Sampah Domestik

Redaksi Redaksi
DLHK Riau Ajak Rimbawan dan Masyarakat Perhatikan Pengelolaan Sampah Domestik
Gubernur Riau Syamsuar menyerahkan bibit tanaman kepada salah satu perwakilan sekolah.(Foto: Ist)

PEKANBARU, riaueditor.com - Dalam rangka Hari Bakti Rimbawan ke-40 Tahun 2023, bertempat di Hutan Kota Pekanbaru, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau melakukan kegiatan bersama. Kegiatan ini terangkum dalam satu tema ”Hijaukan Bumi, Birukan Langit”.

Usai melakukan gotong royong di lokasi, selanjutnya dilaksanakan kegiatan seremonial acara yang dibuka oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Mamun Murod,

Kadis LHK dalam kesempatan itu mengajak seluruh rimbawan di Riau dan para pihak terkait, termasuk kelompok masyarakat untuk lebih memperhatikan pengelolaan sampah/limbah domestik di sekitar.

Presiden RI, sebut Murod, menekankan isu persampahan saat memberikan arahan pada Seluruh Gubernur, dalam pembukaan Rakernas BPDLH beberapa waktu lalu di Jakarta.

”Strategi keberhasilannya adalah dengan menjadikan Pola 3R, yaitu Reduce, Reuse dan Recycle, harus dapat ditanamkan menjadi kepedulian, perilaku dan kebiasaan setiap kita. Pilah sampah organik dan un-organik, sehingga dapat dilanjutkan dengan Reuse dan Recycle," kata Kadis LHK Riau.

Mamun Murod juga mengajak mengurangi penggunaan kemasan plastik dalam kegiatan sehari-hari. Tanpa tahapan ini, sampah akan terus menjadi PR besar bagi bersama. Perlu upaya sosialisasi, edukasi dan fasilitasi serta pendampingan yang intensif, masif dan berkelanjutan. Untuk itu sangat memerlukan komitmen dan kolaborasi seluruh unsur terkait.

Gubernur Riau Syamsuar di Hari Bakti Rimbawan turut memberikan sambutan. Tema "Hijaukan Bumi Birukan Langit" ini mengandung evaluasi apa yang telah kita kerjakan bersama rimbawan. Tema ini meneguhkan cara pandang rimbawan dan menggali sekaligus mengulangi memori setiap rimbawan, pentingnya memperhatikan hutan alam agar selalu terjaga.

"Ada tugas berat bagi rimbawan. Terjadinya musim kemarau kering tahun ini, saya berharap semua rimbawan dapat membantu pemerintah agar dapat juga memberikan edukasi kepada masyarakat," kata Syamsuar.

“Bahaya kebakaran hutan dan lahan yg disebabkan oleh musim kemarau yg kering serta memberikan edukasi kepada masyarakat ikut serta dalam memperhatikan lingkungan sekitarnya”

Gubernur juga menyampaikan hasil pertemuan nasional dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan arahan Presiden Republik Indonesia.

"Salah satunya masalah sampah agar senantiasa menjadi perhatian kita bersama agar sampah menjadi produktif konsumsi ekonomi bagi kita bersama agar dapat dikelola dengan baik dan menjadikan sumber ekonomi bagi masyarakat serta dapat menjaga lingkungan yang kita cintai ini,” tutur Gubernur Riau.

Usai itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bibit produktif, tanaman endemik kepada sekolah-sekolah juga pembagian sembako dan tong sampah. Kegiatan yang turut didukung BRI Insurance ini diakhiri dengan pelepasan burung dan penanaman pohon di sekitar hutan kota.

Turut hadir dalam kegiatan Hari Bakti Rimbawan ke-40 tersebut, Kepala P3E Sumatera Selaku Koordinator Wilayah UPT KLHK di Provinsi Riau, Seluruh Kepala UPT KLHK dan UPT Lingkup Dinas LHK Provinsi Riau, Kepala Sekolah se-Pekanbaru, para pegiat lingkungan, pengelola bank sampah, perwakilan warga dan keluarga besar rimbawan Provinsi Riau.(INF/DLHK/RIAU)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini