Tak Kunjung Hujan, LAMR Inhu Gelar Sholat Istisqa

Redaksi Redaksi
Tak Kunjung Hujan, LAMR Inhu Gelar Sholat Istisqa
internet
Sholat Istisqha
RENGAT, riaueditor.com - Kemarau panjang yang melanda berbagai Daerah termasuk Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengakibatkan berbagai permasalahan, seperti kabut asap dan kekeringan. Hal ini menimbulkan keprihatinan berbagai pihak, termasuk Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Inhu.

Untuk itu LAMR Inhu menggelar shalat sunah Istisqa yang dilaksanakan  di Lapangan Akademi Kesehatan (Akkes) Dinas Kesehatan Provinsi Riau di Pematang Reba pada Kamis (17/9) pada pukul, 08.30 WIB.

Turut hadir dalam acara tersebut, Pj Bupati Inhu H. Kasiarudin SH, Kadis Kesehatan Kab. Inhu, Pimpinan Akkesdinkes Kabupaten Inhu, Ketua LAM Riau Inhu, dan mahasiswa/mahasiswi Akkasdinkes Kabupaten Inhu serta masyarakat yang berada disekitar Kampus.

 Dalam sambutanya Ketua LAM Riau Inhu H. Zulkifli Gani, mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Inhu yang dapat ikut serta dalam pelaksanaan Shoat Istisqo ini, ia berharap melalui pelaksanaan Shalat Istisqo ini Allah SWT akan memberikan Rahmatnya dengan menurunkan hujan sehingga apa yang menjadi harapan seluruh masyarakat ditengah- tengah kondisi bencana Kabut asap dan Kekeringan dapat segera teratasi.

Sementara itu, Pj Bupati Inhu H. Kasiarudin, SH menyampaikan bahwa melalui momen ini, ia mengajak kepada seluruh jamaah, untuk mengintropeksi diri apakah ibadah yang kita lakukan sudah bersungguh – sungguh. Sebab, tidak dipungkiri sejak pelaksanaan sholat istisqo yang dilaksanakan dihalaman kantor Bupati beberapa waktu lalu, sampai sekarang apa yang menjadi harapan kita agar hujan segera turun, belum kita rasakan.

"Maka dari itu sekali lagi Pj Bupati mengajak kepada seluruh jamaah agar lebih bersungguh – sungguh dalam melaksanakan ibadah sholat Istisqo ini", katanya.

Dalam ceramahnya, Dr. Helmy Mengajak kepada seluruh umat muslim agar selalu mengingat kepada Allah SWT sebagai penciptanya dengan menjalankan segala perintah-perintahnya dan menjauhi larangannya.

"Bencana kabut asap dan kekeringan yang kita rasakan, tidak lepas dari kesalahan kita sebagai umat manusia yang kurang mensyukuri segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT", tegasnya.

Untuk itu, sudah menjadi kewajiban kita sebagai umat muslim, agar menginstrospeksi diri sendiri dengan tak henti-hentinya memohon ampunan dari Allah SWT, tutupnya. (ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini