Sungai Gunggang Tercemar Limbah PKS, DLH Panggil PT PBI

Redaksi Redaksi
Sungai Gunggang Tercemar Limbah PKS, DLH Panggil PT PBI
Kepala DLH Kampar, Ir Cokroaminoto

BANGKINANG, riaueditor.com - Terkait tercemarnya sungai Gunggang di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, managemen pengolahan kelapa sawit (PKS) PT Pangkalan Baru Indah (PBI) dipanggil oleh dinas lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Kampar.

"Ya, kita sudah panggil pihak perusahaan," ujar Kepala DLH Kampar, Ir Cokroaminoto kepada awak media usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kampar, Senin (23/10/2017).

Kalau tidak salah, pihak perusahaan kita panggil minggu semalam. Pemanggilan itu, berkaitan tercemarnya sungai Gunggang diduga diakibatkan limbah perusahaan.

Kita minta agar pihak perusahaan mentaati setiap ketentuan dan peraturan perundangan berlaku. "Kali ini kita memberikan kelonggaran pihak perusahaan untuk membenahi sistem pengolahan limbah mereka," ujar Cokro.

Kita kasih waktu selama 12 hari pihak perusahaan membenahi sistem pengolahan limbah. Jika kelonggaran waktu diabaikan dan pihak perusahaan tetap tidak mau mematuhi ketentuan dan peraturan perundangan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada perusahaan. Jika perlu DLH Kampar akan mencabut izin pengolahan limbah perusahaan.

Salah seorang warga Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa saat turun hujan, kolam-kolam tampung limbah PKS PT PBI tidak dapat menahan debit air masuk.

Air hujan bercampur limbah pabrik keluar dari kolam tampung dan masuk ke sungai Gunggang, dan hal inilah yang membuat sungai Gunggang tercemar, ungkapnya.

Buntut pemanggilan pihak perusahaan oleh DLH Kampar terkait pencemaran sungai Gunggang, beberpa orang karyawan perusahaan di pecat secara sepihak dan ada yang dimutasi dengan alasan kelalaian kerja.

Waktu berita ini diturunkan, awak media masih berusaha melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak PT PBI. (Syailan Yusuf)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini