Pedagang Buka Lapak di Bahu Jalan, Jalintim Macet dan Semrawut

Redaksi Redaksi
Pedagang Buka Lapak di Bahu Jalan, Jalintim Macet dan Semrawut
zul/riaueditor.com
Pedagang Buka Lapak di Bahu Jalan, Jalintim Macet dan Semrawut.
PELALAWAN, riaueditor.com - Kian menjamurnya para pedagang kaki lima di (PKL) di bahu jalan sepanjang Jalan Maharaja Indra atau Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pangkalan Kerinci saat ini, dirasakan sangat mengganggu para pengguna jalan. Akibatnya, kemacetan kerap terjadi di sejumlah titik dan menambah semrawut jalan utama Kota Pangkalan Kerinci tersebut.

Pedagang musiman yang menumpuk di bibir Jalintim ini menyebabkan terjadinya kemacetan dan mengganggu kelancaran aktivitas lalu lintas, bahkan menyebabkan terjadinya Lakalantas. Kondisi ini tentunya sangat dikeluhkan pengguna jalan, baik roda empat  maupun roda dua.

Pantauan riaueditor.com di lapangan, dalam dua bulan terakhir pedagang musiman di lokasi ini semakin menjamur. Ramzi, salah seorang warga Pangkalan Kerinci, Rabu (30/12/2015) menuturkan, kondisi seperti ini terjadi setiap hari. Warga berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui instansi terkait untuk bergerak menertibkan para pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Lintas Timur.

"Kalau sudah macet, jangankan mau parkir, mau lewat saja kita kesulitan. Kita berharap Satpol PP dan pihak Kepolisian menertibkan para pedagang ini," ujarnya.

Senada dengan Romzi, Nanda, warga lainnya mengakui, keberadaan pedagang yang berjualan di bahu jalan dan trotoar ini sudah sangat meresahkan warga yang melintasi jalan tersebut. Selain itu juga membuat kacau dan terlihat semrawut.

"Padahal sebelumnya para pedagang ini sudah diarahkan tidak menggelar lapaknya di bahu jalan dan trotoar. Kita berharap kepada Pemkab untuk mencari solusi agar pedagang tidak berjualan lagi di bahu jalan dan trotoar Jalintim ini," ujar Nanda.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini