PT SAL Cemari Lingkungan dan Ganggu Perekonomian Warga Pungkat

Redaksi Redaksi
PT SAL Cemari Lingkungan dan Ganggu Perekonomian Warga Pungkat
Ketua LSM PERAN, Firmansyah Saini
TEMBILAHAN, riaueditor.com– Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perjuangan Anak Negri (PERAN) Firmansyah Saini mengatakan bahwa keberadaan PT SAL terindikasi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.

"Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh masyarakat saat saya bersama rekan-rekan dari KNPI dan PWI Inhil saat turun ke lapangan (13/8), Keberadaan PT SAL terindikasi kuat telah mencemari lingkungan," katanya, Jumat (15/8).

Dijelaskannya, Menurut Tokoh masyarakat Desa Pungkat, pak Asmar, keberadaan PT. SAL berdampak buruk terhadap kebutuhan masyarakat sehari-hari, antara lain aktifitas PT SAL telah mencemari sumber air rawa didusun yang berbatasan langsung dengan PT SAL yang dulunya bisa untuk konsumsi masyarakat saat musim kemarau kini tidak bisa digunakan lagi karena warna air telah berubah seperti air susu.

"Air tersebut jangankan untuk diminum, untuk digunakan mandi saja sudah tidak layak karena menimbulkan efek gatal-gatal pada kulit, padahal air tersebut yang selama ini digunakan oleh masyarakat Desa Pungkat dan desa tetangga," katanya.

Selain itu, keberadaan PT SAL juga mengancam kelestarian hutan yang ada disana, padahal hutan tersebut merupakan sumber bahan baku bagi masyarakat yang berprofesi sebagai pembuat pompong, salah satu profesi yang banyak dijadikan pekerjaan oleh masyarakat.

"Jadi, terlepas apa yang terjadi saat ini (pasca pembakaran alat berat oleh warga dan pencidukan brutal yang dilakukan aparat kepolisian-red) keberadaan PT SAL hanya menimbulkan dampak buruk kepada lingkungan dan kehidupan masyarakat. Karena itu, masyarakat menginginkan Pekab Inhil segera Cabut izin PT SAL," tutupnya. (wan)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini