PKS PT. LBPI Beroperasi Tanpa Memiliki Standarisasi Kolam IPAL

Redaksi Redaksi
PKS PT. LBPI Beroperasi Tanpa Memiliki Standarisasi Kolam IPAL
ist.net
UJUNGBATU, riaueditor.com- Ternyata, Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Lubuk Bendahara Palma Industri (LBPI) belum memiliki Standarisasi kolam IPAL (instalasi pengolahan air limbah).

Hal ini diutarakan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Rokan Hulu, Hen Irfan kepada wartawan saat meninjau dan mengambil sampel ikan yang mati tercemar limbah PKS di sungai Ngaso, Selasa (3/2/15).

"PT LBPI belum memiliki standarisasi kolam penampungan limbah, dan sesuai data Faktual dari lapangan dan hasil Laboratorium,  kejadian matinya ikan di Sungai Ngaso sebelumnya, disebabkan limbah dari PT Lubuk Bendahara Palma Industri (LBPI)," tegasnya. 

Sementara Humas PT LBPI, Anggiat Nainggolan ketika dikonfirmasi riaueditor.com melalui telpon selulernya, Selasa (2/3) menyampaikan, bahwa PT LBPI tidak pernah sengaja membuang limbah sawit. Dirinya mengaku ada rembesan dari kolam limbah mereka yang menyebabkan aliran limbah menurun ke sungai.

Anggiat menambahkan, bahwa saat ini pihak PT LBPI menerima arahan dari BLH Rohul.

"BLH sudah menyampaikan agar kita menjumpai masyarakat Desa Ngaso, Ujungbatu Timur dan Sukadamai untuk mencari win-win solusi," kata Anggiat.

Anggiat mengutarakan bahwa saat ini pihak PT LBPI sudah melaksanakan penambahan kolam limbah," Saat ini sudah ada 7 kolam dan kedepan kita akan adakan penambahan kolam lainnya," urainya.(yahya)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini