Komunitas Vespa Gembel Dinilai Meresahkan

Redaksi Redaksi
Komunitas Vespa Gembel Dinilai Meresahkan
hengky
komunitas vespa gembel
RENGAT, riaueditor.com - Keberadaan Komunitas Vespa Gembel di berbagai daerah dinilai sudah sangat meresahkan, termasuk di Kabupaten Indragiri Hulu, pasalnya Komunitas yang tidak tau asal usulnya ini menggunakan kendaraan yang tidak layak.

Sebagaimana diketahui bahwa ketika melintas diberbagai daerah, komunitas ini menggunakan vespa yang dimodifikasi layaknya gerobak sampah yang membawa berbagai macam sampah seperti botol minuman mineral bekas ataupun kaleng-kaleng bekas.

Menyikapi hal tersebut Ketua Umum (Ketum) Rengat Vespa Club (RVC) Kab. Inhu Reri Qolbi Rabu (20/5) meminta kepada pihak yang berwenang dalam hal ini Polantas (Polisi Lalu Lintas) untuk menertibkan keberadaan Komunitas ini jika melintas di wilayah Inhu.

Dirinya mengaku sudah dihubungi oleh beberapa pihak terkait prilaku buruk komunitas ini dijalanan yang mengemis dan meminta-minta kepada orang-orang yang mereka jumpai.

"Hal ini tentu akan menimbulkan citra buruk terhadap komunitas vespa yang lain, dimana akan muncul anggapan bahwa seluruh komunitas vespa akan berprilaku sama dengan mereka," terangnya.

Parahnya lagi kendaraan yang mereka gunakan sangat tidak layak, tidak dilengkapi oleh aksesoris yang harus dimiliki oleh kendaraan seperti lampu ataupun kaca spion, hal ini tentu sangat membahayakan bagi pengendara lain.

"Seperti yang kita dengar beberapa waktu yang lalu diimana telah terjadi kecelakaan antara Vespa gembel dengan sepeda motor Vixion yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia," terangnya lagi.

Kita khawatir hal seperti ini akan terjadi lagi, untuk itu sekali lagi kita minta kepada pihak berwenang untuk memberlakukan Aturan berlalu lintas kepada mereka sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Jika tidak memiliki kaca spion ataupun lampu adalah pelanggaran lalu lintas maka hal itu juga diberlakukan kepada mereka, sehingga hal yang buruk tidak terjadi," ujarnya.

Yang paling kita khawatirkan adalah keberadaan mereka ini dimanfaatkan oleh piihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dan dijadikan sebagai kurir narkoba, karena mereka memang tidak pernah dirazia, tutupnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini