Kepada Bupati Warga Penarikan Sebut PT NPM Tak Beri Bantuan Mesin Air

Redaksi Redaksi
Kepada Bupati Warga Penarikan Sebut PT NPM Tak Beri Bantuan Mesin Air
Warga Penarikan Sebut PT NPM Tak Beri Bantuan Mesin Air.
PELALAWAN, riaueditor.com - Ternayata banyak perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Pelalawan ini yang masih saja tidak peduli dengan kebutuhan masyarakat yang ada di sekitarnya. seperti PT Nusa Prima Manunggal (PT.NPM) yang areal HTI nya berada di sekitar lahan milik warga Desa Penarikan Kecamatan Langgam.

Saat ini, kebutuhan warga Penarikan adalah mesin pompa air untuk memadamkan lahan warga yang terbakar. "Kita butuhnya mesin pompa air untuk melakukan pemadaman lahan warga yang terbakar, namun permintaan kita selalu tidak mendapat jawaban dari pihak perusahaan," ungkap warga Penarikan yang tidak mau disebutkan namanya saat ditemui riaueditor, disaksikan Bupati Pelalawan HM Harris di areal lahan yang terbakar, Selasa (15/9/2015).

Hal ini juga dibenarkan Sekretaris Desa Anwar di depan Bupati Harris. Dirinya menyebutkan perusahaan PT NPM seolah-olah tak peduli dengan kebutuhan warga. "Padahal warga sangat semangat untuk melakukan pemadaman api, namun kenyataannya di lapangan hanya modal semangat juga ga bisa. Kita butuh peralatan berupa mesin pompa air. Selain mesin milik warga mesin bantuan perusahaan juga akan membantu. Semakin banyak mesin pompa air semakin efektif memadamkan air," ungkapnya.

Usai menerima laporan masyarakat, Bupati memastikan bantuan 1 mesin pompa air untuk warga Penarikan guna melakukan pemadaman api. "Selanjutnya kita akan minta perusahaan lebih peduli dengan kebutuhan masyarakat. Informasi seperti ini yang kita dapatkan di lapangan sehingga bisa kita cari solusinya. Kita akan koordinasi dengan perusahaan agar membantu kebutuhan warga," tutup Bupati. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini