BMKG Prediksi Januari Kemarau, Riau Bagian Pesisir Diminta Jangan Membakar

Redaksi Redaksi
BMKG Prediksi Januari Kemarau, Riau Bagian Pesisir Diminta Jangan Membakar
foto: Ist
BMKG Prediksi Januari Kemarau, Riau Bagian Pesisir Diminta Jangan Membakar
PEKANBARU, riaueditor.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi bulan Januari ke Februari Tahun depan Riau akan kembali memasuki musim kemarau pertama. Untuk itu, diimbau kepada Riau bagian pesisir untuk tidak membakar karena di daerah pesisir terdapat lahan gambut.

Hal ini disampaikan langsung oleh Arditama, Staf Analisa BMKG Pekanbaru kepada wartawan. Dikatakannya, pihaknya mengingatkan untuk kawasan Riau pesisir seperti Dumai, Bengkalis serta wilayah-wilayah yang memiliki lahan gambut agar senantiasa menjaga lingkungan agar tidak melakukan pembakaran lahan.

"Puncak hujan sendiri sudah terjadi pada November 2015 kemaren, namun sekarang  potensi hujan tetap ada, tapi sudah berkurang dan memasuki musim peralihan (pancaroba) hingga awal Januari 2016 mendatang. Tapi di akhir Januari ke Februari Riau sudah memasuki musim kemarau, jadi kita imbau untuk daerah Riau pesisir tidak melakukan pembakaran  hutan dan lahan, sehingga tak terjadi kabut asap seperti ditahun 2015," katanya, Senin (28/12).

Dijelaskannya, saat ini Kota Pekanbaru dan beberapa wilayah lain di Riau tengah berada di musim peralihan sehingga cuaca tidak menentu. Misalnya, dalam waktu singkat akan cerah kemudian drastis hujan deras dan dalam waktu tidak lama setelah itu panas terik. Namun demikian, hujan dengan intensitas sedang diprediksi akan terjadi meski tidak terjadi setiap hari.

"Untuk potensi angin kencang sendiri, berdasarkan pengamatan kita di BMKG tidak begitu besar atau sudah menurun jika dibandingkan beberapa waktu yang lalu," tutupnya. (dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini