Tidak Saling Mengumpat (2-habis)

Oleh: Nashih Nashrullah
Redaksi Redaksi
Tidak Saling Mengumpat (2-habis)
Republika/Agung Supriyanto/ca
Prinsip mendasar dalam hidup berumah tangga, yaitu saling berinteraksi secara baik.
POSISI suami dalam hidup berumah tangga harus dihormati. Demikian pula sebaliknya.

Sejumlah keutamaan yang mereka miliki mestinya menuntun bahtera rumah tangga ke arah rida Allah SWT. Taatlah kepada suami.

Seandainya, kata Rasulullah SAW di sabdanya yang dinukilkan oleh Imam at-Tirmidzi, ada sosok yang lebih pantas untuk bersujud di hadapannya, niscaya kepada suamilah seorang istri itu dituntut bersimpuh.

Tiap masalah yang terjadi dan berdampak pada gesekan antarkeduanya harus diselesaikan dengan bijak, bukan dengan umpatan dan kata kasar.

Namun demikian, menurut Syekh Shalih Ibn al-Utsaimin, jika suami berlaku kasar dan cenderung jauh dari ketakwaan, istri berhak untuk tidak memenuhi sejumlah kewajibannya sebagai pendamping.

Misal, bila suami suka bermaksiat. "Barang siapa yang menyerang kamu maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu." (QS al-Baqarah [2]: 194). Namun, tetap dalam koridor yang diperbolehkan.

Dan, terakhir kali kekerasan fisik ataupun nonfisik berupa ucapan-ucapan tak sedap di telinga atau perasaan, bukan cara yang tepat dalam mengurai masalah rumah tangga. Sebab yang diperlukan, yakni saling terbuka, menghormati, dan tetap menjaga etika kala menghadapi persoalan.

Membalas keburukan dengan kebaikan merupakan keutamaan yang tak ternilai harganya sekalipun memang sulit dilakukan.

"Dan, tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia." (QS. Fusshilat [41]: 34).

Ketakwaan yang berwujud pada pengabdian tulus seorang istri akan berbalas setimpal, yakni ganjaran surga kelak.(ROL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini