Gejala Covid-19 Varian Baru Paling Dominan: Bukan Demam!

Redaksi Redaksi
Gejala Covid-19 Varian Baru Paling Dominan: Bukan Demam!
Foto: Gejala Terbaru Covid-19

JAKARTA - Beragam varian virus Corona terus bermunculan. Di antaranya, varian Delta atau yang sebelumnya disebut varian B1617.2 dan pertama kali ditemukan di India.

Sejumlah pihak khawatir, varian Delta menular lebih cepat sehingga gejala COVID-19 varian baru ini penting untuk dikenali. Mengingat, Indonesia kini tengah menghadapi lonjakan kasus COVID-19.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr Andi Khomeini Takdir, SpPD menyebut, varian Delta memunculkan sejumlah gejala yang sedikit berbeda dari varian-varian yang sudah ada sebelumnya.

Di awal pandemi, gejala paling dominan adalah demam. Namun seiring ditemukannya varian-varian baru termasuk Delta, gejala pada pasien COVID-19 cenderung mengalami perubahan.

"Varian Delta memunculkan gejala-gejala yang sedikit berbeda. Benar, di tahun lalu sampai awal tahun ini lebih identik dengan demam. Tapi sekarang ini lebih identik dengan sakit tenggorokan di awal (infeksi), kemudian hilang penciuman (atau) pembau. Kemampuan itu beberapa hari akan terganggu," katanya, seperti dikutip detik.com, Rabu (30/6/2021).

Menurutnya, gejala COVID-19 baru yang perlu diwaspadai adalah nafas menjadi berat. Pada kondisi seperti ini, pasien membutuhkan tenaga besar untuk menarik nafas.

"Nafas itu menjadi berat, maka itu salah satu parameter yang paling sederhana yang kita bisa (simpulkan) oh ini kayaknya perlu di-rontgen. Tapi terutama, perlu pertolongan dari tenaga kesehatan. Sebisa mungkin teman-teman yang isolasi mandiri jangan isolasi tanpa pengawasan," ujar dr Andi.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini