Warga Pelalawan Terserang ISPA Bertambah 817 Jiwa, Didominasi Anak-anak

Redaksi Redaksi
Warga Pelalawan Terserang ISPA Bertambah 817 Jiwa, Didominasi Anak-anak
zoel/riaueditor.com

PEKANBARU, riaueditor.com - Kabut asap akibat dari kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Propinsi Riau,terkhusus di Kabupaten Pelalawan sudah sangat berdampak pada kesehatan masyarakat. Jika sebelumnya Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan  merilis 763 warga terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sesuai data dari tanggal 16 hingga 30 Juli 2019.Namun dari data terbaru bertambah 54 orang,hingga total warga Pelalawan yang sudah terswrang ISPA menjadi 817 jiwa. 

Asril,M.Kes Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan membenarkan hal tersebut kepada riaueditor.com, Jum'at (2/8/2019).Sebanyak 817 warga yang terserang ISPA sesuai data dari 14 puskesmas se - Kabupaten Pelalawan. 

Menurutnya, data terbaru yang dihimpun hingga hari ini,Jum'at (2/8/2019), untuk ISPA anak usia dibawah 1 tahun sebanyak 4 jiwa, usia 1 hingga 5 tahun sebanyak 17 jiwa dan usia 5 tahun keatas sebanyak 33 jiwa.Untuk pneumonia nihil.Asma untuk usia 1 tahun kebawah nihil, 1hingga 5 tahun 1 jiwa dan usia 5 tahun keatas 7 jiwa. Iritasi mata untuk usia 1 tahun kebawah nihil, usia 1- 5 tahun juga nihil dan usia diatas 5 tahun 3 jiwa. Sementara untuk iritasi kulit usia 1 tahun kebaeah 1 jiwa, usia 1-5 sebanyak 3 jiwa dan usia 5 tahun keatas 1 jiwa. 

"Data yang diperoleh dari swluruh puskesmas memang usia yang rentan teraerang penyakit rata - rata diatas 5 tahun yang didominasi anak usia SD. Karena anak - anak diusia SD lebih banyak main diluar. Makanya melalui Disdik, sekolah Kita himbau mengurangi aktifitas diluar sekolah. Jika ada aktifitas diluar ruangan maka diharapkan menggunakan masker. Perbanyak konsumsi buah dan sayur, air putih serta vitamin. Pastibya gunakan masker," bebernya.  

Ditambahkan Asril, pihak Diskes sifatnya berkoordinasi dengan pihak Propinsi maupin Diadik Pelalawan.  " Untuk meliburkan siswa itu bukan wewenang Kita. Berbagai pertimbangan tentu ada di Dinas terkait yang akan mengambil keputusan," tukasnya.(zoel) 


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini