Masyarakat Belum Lapor Produk Disinyalir Mengandung Babi

Redaksi Redaksi
Masyarakat Belum Lapor Produk Disinyalir Mengandung Babi
ilustrasi
SELATPANJANG, riaueditor.com- Sebagai daerah yang terletak di jalur strategis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Singapura dan Malaysia, potensi masuknya berbagai jenis produk luar ke Kepulauan Meranti cukup besar.

Terkait maraknya pemberitaan terhadap beberapa jenis produk makanan asal negeri jiran yang terindikasi mengandung DNA babi, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kepulauan Meranti mengaku belum menerima laporan masyarakat terkait hal tersebut.

Diungkapkan Kepala Disperindagkop UKM Kepulauan Meranti, Drs. Syamsuar melalui Kabid Metrologi dan Perlindungan Konsumen, Nasruni, SIP, MSi, Senin (2/6), pihaknya memang telah mendengar kabar adanya beberapa jenis produk makanan yang mengandung DNA babi. Namun hingga saat ini belum ada laporan dari masyarakat.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan monitoring di lapangan mengenai jenis-jenis produk yang disinyalir mengandung DNA babi itu. Pihaknya juga masih menunggu hasil uji sampel yang dikeluarkan BPOM Pekanbaru. "Apakah benar atau tidak, kita tunggu saja hasilnya. Jika memang terbukti dan ditemukan beredar, tentu akan kita tarik dari pasaran," tegas Nasruni.

Terkait produk kadaluarsa dan produk tak berlabel, Disperindag sendiri rutin menggelar razia ke sejumlah tempat perbelanjaan. Sejak digelar razia rutin oleh timnya, produk tersebut tidak ditemukan lagi.(ai)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini