Cadbury di Malaysia Terdeteksi Mengandung Babi

Redaksi Redaksi
Cadbury di Malaysia Terdeteksi Mengandung Babi
ilustrasi reuters
JAKARTA - Pasar di Indonesia baru saja dihebohkan dengan adanya biskuit Bourbon Cookie yang ternyata mengandung babi. Kini, Malaysia mengalami hal yang sama namun pada produk cokelat Cadbury.

Hal tersebut ditemukan oleh Bahagian Keselamatan dan Kualiti Makanan (BKKM) Malaysia, dengan mengambil sampel dua cokelat jenis Cadbury Dairy Milk, yaitu Cadbury Hazelnut dan Cadbury Dairy Milk Roast Almond. Hasilnya cukup mengejutkan, bahwa cokelat tersebut terdeteksi telah mengandung DNA babi (porcine) tanpa adanya keterangan atau pemisahan produk non-halal.

Mengutip laman Bernama, Jakarta (26/5/2014), Pihak BKKM membuktikan kandungan babi tersebut berada di produk Cokelat Cadbury Dairy Milk Hazelnut dengan nomor batch 200813M01H I2 dan tanggal kadarluwarsa 13 November 2014.

Selain itu, Cadbury Dairy Milk Roast Almond dengan nomor batch 221013N01R I1 dan tanggal kadarluwarsa 15 Januari 2015.

Direktur Jenderal Kesehatan Datuk Dr Noor Hisham Abdullah dalam sebuah pernyataannya menegaskan, tidak menemukan DNA babi dalam sampel Cadbury Dairy Milk Chocolate yang lain.

Hasil analisis menunjukkan bahwa DNA babi terdeteksi di Cadbury cokelat yang beredar di media sosial belakangan ini. Noor Hisham mengatakan, produsen produk, Cadbury Biskuit Malaysia Sdn Bhd, diharapkan untuk mengingat produk tersebut dari pasar segera.

"Kementerian Kesehatan juga menyarankan masyarakat untuk mempelajari nomor batch pada label produk sebelum dikonsumsi," katanya.


(rzy/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini