Peneliti LAPAN: Virus Corona Berpotensi Hidup di Udara 3 Jam

Redaksi Redaksi
Peneliti LAPAN: Virus Corona Berpotensi Hidup di Udara 3 Jam
(Edward Ricardo/CNBC Indonesia).
Foto: Ilustrasi virus corona baru penyebab Covid-19

JAKARTA - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) RI bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Masyarakat Ahli Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN) selenggarakan webinar bertemakan "Evaluasi  dan Indirect Impact COVID-19 di Jawa Barat".PSBB

Dalam kesempatan itu, peneliti lingkungan atmosfer LAPAN RI Sumaryati selaku narasumber menjelaskan kesimpulan paparannya mengenai Studi Pengaruh Parameter Cuaca Terhadap Lifetime Bio-aerosol Corona Virus Disease (COVID-19).

"COVID-19 berpotensi menjadi bio-aerosol yang dapat terbawa angin dengan viability virus di udara sekitar 3 jam, sehingga mata rantai penyebarannya bukan hanya dengan menjaga jarak sejauh dua meter, diperlukan upaya untuk mengisolasi sumber dan menggunakan alat perlindungan diri berupa masker dan face shield," kata Sumaryati pada Senin (18/5/2020) seperti dikutip laman resmi LAPAN RI, Selasa (19/5/2020).

Ia juga mengatakan cuaca Indonesia relatif mendukung dalam menekan penyebaran Covid-19 (kelembapan dan temperatur tinggi). Namun, kedisiplinan perilaku manusia dalam menjaga kebersihan adalah faktor yang lebih penting dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona baru penyebab Covid-19.

"Sebagai bencana, sebenarnya pandemi Covid-19 dapat memberikan harapan untuk kehidupan manusia yang lebih baik," ujarnya.

(CNBCIndonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini