Karena Ucapkan Bro, Detektif di SMA Oxford Dikira Pelaku Penembakan

Redaksi Redaksi
Karena Ucapkan Bro, Detektif di SMA Oxford Dikira Pelaku Penembakan
Orang tua berjalan pergi dengan anak-anak mereka dari tempat parkir Meijer, di mana banyak siswa berkumpul menyusul situasi penembak aktif di Oxford High School di Oxford, Michigan (30/11/2021). Polisi telah menahan seorang tersangka penembak. (Eric Seals

DETROIT - Tiga siswa menjadi korban penembakan di SMA Oxford di dekat kota Detroit, Michigan. Tersangka penembakan sekolah itu adalah murid berusia 15 tahun.

Seorang siswa merekam apa yang terjadi di dalam kelas sebelum para murid berhasil evakuasi. Video yang viral itu menampilkan ketika murid-murid curiga si pembunuh menyamar jadi sheriff, dan meminta agar murid-murid membuka pintu.

"Aman untuk keluar," ujar pelaku yang mengaku sebagai sheriff.

Kondisi pintu kelas saat itu sedang dibarikade dari dalam. Salah satu siswa mendekati pintu dan berbicara pada pelaku.

"Kami tidak ingin mengambil risiko saat ini," ujar siswa itu.

Pelaku terus meminta agar pintu dibuka, dan ingin menunjukkan lencana sheriff agar murid-murid percaya. Namun, ia murid-murid tidak percaya karena orang itu memakai bahasa informal.

"Lihat lencana saya, bro," kata pelaku.

Ketika mendengar kata bro, murid-murid di dalam kelas langsung terdengar panik dan berusaha untuk kabur melalui jendela karena mengira itu adalah sheriff palsu.

Update:

Dalam konferensi pers, Sheriff Oaklan County, Michael Bouchard, menyebut bahwa orang yang di belakang pintu itu kemungkinan besar adalah detektif.

"Sangat mungkin bahwa ia adalah salah satu detektif kita yang berpakaian bebas, dan ia mungkin berbicara 'bro' dengan santai untuk menenangkan krisis," ujar Bouchard seperti dilaporkan USA Today.

Bouchard juga telah menganalisis semua video ketika insiden berlangsung, dan ia menyebut pelaku tidak mengetuk pintu.

Pelaku kini dijerat pasal terorisme dan upaya pembunuhan. Ia terancam hukuman seumur hidup.

(sumber: Liputan6.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini