Tak Semua Percaya Paman Kim Jong-Un Dijadikan Santapan Anjing

Redaksi Redaksi
Tak Semua Percaya Paman Kim Jong-Un Dijadikan Santapan Anjing
Foto:Time
Paman Kim Jong-Un yang dieksekusi mati
LONDON - Berita mengenai eksekusi mati paman pemimpin Korea Utara (Korut) yang dijadikan santapan anjing, tidak sepenuhnya dipercaya. Beberapa media di Barat, justru meragukan kejadian tersebut.

Editor media Inggris The Telegraph, Tim Stanley menilai, berita ini memang menggoda. Tetapi bagi Stanley, -berita yang pertama kali dikeluarkan oleh suratkabar China Wen Wei Po dan disebar oleh media Singapura The Straits Times- , berita tersebut terlalu menggoda untuk dianggap serius kebenarannya.

"Korea Utara memang gila, sangat kejam hingga sulit bagi kita mempercayai berita yang benar," tulis Stanley, seperti  dikutip BBC, Sabtu (4/1/2014).

"Kim Jong-Un makan bayi? Prajuritnya jadikan anak kucing jadi target latihan? Jasad Kim Jong-Il dijadikan animasi di desa untuk menakuti anak-anak? Semua itu tampaknya mungkin terjadi," jelasnya.

Stanley justru melihat ada sebuah agenda dan siapa di balik penyebaran berita mengenai eksekusi mati Jang Song Thaek tersebut. Stanley melihat The Straits Times adalah publikasi yang terhormat, tetapi seringkali dituduh menjadi corong dari penguasa Singapura dan dikenal anti-komunis. Menurutnya bias dalam politik bisa saja terjadi.

"Kita tidak bisa mengabaikan bahwa China sendiri membuat berita tersebut, atau bahkan sengaja menyebarkan berita tersebut untuk mengirim pesan kepada Korut. Paman Kim Jong-Un adalah arsitek kedekatan hubungan ekonomi China dan Korut dan banyak pihak di China yang marah atas kematiannya," imbuh Stanley.

Sementara editor The Washington Post Max Fisher menyebut ada beberapa hal yang membuat cerita ini, tampak menjadi sebuah kebenaran. Menurutnya, media Barat kerap menerima berita mengenai Korea Utara dengan salah sangka.

Fisher menambahkan, media Barat tentunya terus mencari berita yang aneh karena mendapatkan perhatian besar. Melihat banyaknya penikmat berita aneh dari Korut, hampir semuanya menjadi kebiasaan.

"Pemerintah Korut melakukan banyak tindakan aneh dan banyak dari hal tersebut seperti benar adanya," tutur Fisher.

(faj/okezone)

Tag:
kim

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini