Alert! AS Disebut Sudah Masuk Resesi

Redaksi Redaksi
Alert! AS Disebut Sudah Masuk Resesi
(AP/Carolyn Kaster)
Foto: Amerika Serikat

JAKARTA - Ekonomi AS disebut sudah memasuki resesi pada Februari 2019, ketika pandemi corona mulai masuk ke negeri itu. Hal ini diutarakan sebuah grup ekonom pada Senin (8/6/2020), bernama National Bureau of Economic Research (NBER).

Para ekonom mengatakan lapangan kerja, pendapatan dan pengeluaran di AS memuncak pada Februari. Namun kemudian turun tajam setelah wabah virus corona (Covid-19) datang.

Ini yang menjadi alasan mereka menyatakan bahwa AS sudah resesi. "Efek yang tidak terduga dari penurunan lapangan kerja dan produksi, serta dampaknya ke seluruh perekonomian, menunjukan episode ini sebagai sebuah resesi," kata mereka sebagaimana dikutip dari AFP, Selasa (9/6/2020).

Data ekonomi pemerintah menunjukkan ekonomi berkontraksi 4,8% di kuartal pertama 2020. Meskipun penutupan wilayah (lockdown) dalam sekala nasional belum terjadi hingga dua minggu terakhir periode itu.

Ini mengakhiri ekspansi terpanjang ekonomi AS sejak 1854. NBER mengatakan penurunan ini memiliki dampak berbeda dari perlambatan sebelumnya.

Resesi didefinisikan sebagai penurunan ekonomi secara signifikan yang terlihat dari aktivitas produksi, pekerja, dan indikator lain. Namun NBER juga menimbang kedalaman kontraksi, durasinya dan apakah aktivitas ekonomi menurun secara luas.

Dalam kasus AS, ketenagakerjaan adalah faktor utama dalam menentukan awal resesi. NBER mengatakan melalui data resmi puncak turunnya pekerjaan di AS adalah Februari lalu.

Sebagai informasi, pandemi virus corona (Covid-19) yang terjadi saat ini memang benar-benar menghantam kondisi perekonomian. Ekonomi AS pada kuartal I-2020 tercatat mengalami kontraksi dan minus 4,8%.

Tak hanya AS, ekonomi China di kuartal I-2020 juga tercatat minus 6,4%. Belum lagi pemerintah Jerman menyatakan ekonomi di negaranya akan mengalami resesi terparah sepanjang sejarah.

(CNBCIndonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini