Tangkap 6 Pelaku Sita 24,4 KG Sabu

Ungkap Tiga Jaringan Internasional, Kapolda Riau Ajak Masyarakat Miliki Kesamaan Memberantas Narkoba

Redaksi Redaksi
Ungkap Tiga Jaringan Internasional, Kapolda Riau Ajak Masyarakat Miliki Kesamaan Memberantas Narkoba
riaueditor

PEKANBARU, riaueditor.com - Polda Riau mengungkap tiga jaringan narkoba internasional diwaktu dan dilokasi berbeda. Kasus pertama, Unit Intel Brimob yang dikenal dengan tim Harimau Kampar berhasil mengamankan 3 tersangka narkoba berinisial SYA, ZAM dan ADJ di SPBU Jalan Lintas Timur Sorek, Bandar Petalang, Pelalawan, Riau, Kamis (15/4/2021).


Terungkapnya kasus tersebut berawal dari adanya informasi akan adanya transaksi narkoba dengan menggunakan kendaraan minibus warna putih Nopol BM 1847 SW, dari arah Siak menuju Pengkalan Kerinci.


Saat pelaku mengisi bahan bakar, kemudian disergap oleh tim dan dilakukan penggeledahan terhadap pelaku dan kendaraan. Hasilnya, 5 bungkusan plastik kemasan teh China Guan Yinwang berisikan sabu-sabu diamankan. 


Barang haram tersebut diketahui berasal dari negeri jiran Malaysia berdasarkan pengembangan terhadap narapidana di Lapas II Batam, Provinsi Kepri.


Selain 5 kg sabu, tim juga menyita barang bukti 4 unit HP dan sebuah mobil minibus warna putih Nopol BM 1847 SW. Saat ini kasusnya ditangani Subdit I Ditresnarkoba.


Kasus kedua yang juga ditangani Subdit I Ditresnarkoba dengan barang bukti sabu seberat 1/2 kg dengan tersangka NOR (46) warga asal Bengkalis, yang diamankan pada Sabtu (10/4/2021) di Jalan Sudirman Teluk Lecah, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.


Begitu mendapatkan informasi adanya transaksi narkoba, tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Riau langsung melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti sabu-sabu yang disembunyikan dibawah kasur.


Kepada petugas, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari ZUL yang saat ini telah berstatus daftar pencarian orang (DPO) dan ZUL mendapatkan barang tersebut dari dua orang WNA Malaysia berinisial ROS bin KDR dan FAI bin JAI yang pernah terdampar dan tenggelam kapal mereka diperairan Rupat Bengkalis dengan membawa 26 kg sabu Kamis (18/2/2021) silam. 


Kedua WNA asal Malaysia tersebut diketahui telah dideportasi oleh pihak Imigrasi Bengkalis pasca tenggelamnya mereka.


Tim berhasil mengamankan barang bukti 550 gram sabu, satu buah kaleng dan sebuah handphone. 


Sedangkan kasus ketiga, ditangani oleh Subdit II Ditresnarkoba, dengan mengamankan 2 tersangka berinisial SOL (41) dan MIS (26), keduanya warga Bengkalis. Bersama keduanya polisi menyita barang bukti 19 kg sabu. 


Penangkapan kedua pelaku berawal dari adanya informasi transaksi narkoba disekitar wilayah Sei Pakning Kabupaten Bengkalis. 


Informasi yang diterima, tersangka SOL menggunakan mobil Avanza warna putih Nopol BM 1394 QB. Selanjutnya, sekitar pukul 22.30 Wib malam, diketahui keberadaan mobil tersebut diseputar pelabuhan roro Sei Pakning.


Setelah dilakukan penyergapan, tim menemukan sebuah karung putih beras merk Bulog dan didalamnya berisi 19 buah bungkus Teh China bertuliskan Guan Yinwang warna hijau yang didalamnya berisikan narkoba jenis sabu.


Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi saat release Selasa (4/5/2021) siang di Mako Polda Riau, mengatakan pengungkapan narkoba sudah sering dilakukan oleh pihaknya, namun seperti tidak ada habis habisnya peredaran narkoba di Riau.


"Pengungkapan ini sudah biasa kita lakukan, tapi seperti tak ada habis habisnya karena ekosistemnya mendukung bagaimana narkoba ini tidak sungguh sungguh kita selesaikan bersama. Penegakan hukum itu hanya bagian kecil dari upaya kita menangani narkoba, penegakan hukum ini merupakan upaya terakhir. Jadi kalau masyarakat tidak memiliki kesamaan untuk memberantas narkoba, sampai kapanpun narkoba ini masih akan ada terus," ujar Agung.


Agung menambahkan para pelaku dijerat dengan pasal 144 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun. (**)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini