Terlibat Pencurian Mobil Pengisi ATM, 1 Polisi Ditangkap

Redaksi Redaksi
Terlibat Pencurian Mobil Pengisi ATM, 1 Polisi Ditangkap
Foto: Okezone
MEDAN - Briptu Magolang, anggota polisi yang mengawal mobil pengisi uang ATM, Daihatsu Luxio BK 1170 JT milik PT Swadharma Sarana Informatika (SSI), ikut ditangkap. Dia terbukti terlibat dalam pencurian tersebut.

Magolang ditangkap aparat Polresta Medan di kawasan Kabupaten Labuhan Batu, beberapa hari lalu. Briptu Magolang disinyalir mengetahui aksi kejahatan tersebut sejak awal.

"Awalnya Polisi tidak curiga dengan dia, karena dia dalam alibi yang sempurna. Namun, belakangan ketahuan kalau dia juga menerima uang hasil perampokan tersebut," kata seorang perwira di Polresta Medan yang enggan disebutkan namanya, Jumat (5/9/2014) malam.

Keterlibatan Briptu Magolang terungkap, setelah polisi menangkap Zainuddin, seorang tersangka yang merupakan karyawan PT SSI.

"Saat diperiksa, Zainudin akhirnya mengaku kalau dia ikut terlibat dalam pencurian itu. Dia lalu menyebukan Briptu Magolang juga terlibat. Katanya Magolang sudah diberitahukan bahwa mobil yang dikawalnya akan dicuri. Magolang ditugaskan untuk membuat staf yang berada di dalam mobil tersebut tidak curiga. Magolang menerima imbalan atas tugasnya itu," jelasnya.

Zainuddin ditangkap setelah polisi mendapatkan identitasnya dari manajemen PT SSI. Polisi memulai penyelidikan, dengan mencari nama-nama karyawan yang pernah bertugas membawa mobil yang dicuri tersebut.

"Selama ini, dia (Zainuddin) yang membawa mobil Daihatsu itu. Tapi waktu hari kejadian, dia minta bertukar dengan Zulhamidi, supir yang membawa mobil waktu kejadian itu. Saat diperiksa, Zainuddin gugup, dan setelah diinterogasi, dia akhirnya mengaku. Katanya mereka sudah merencanakan pencurian itu sejak seminggu sebelum eksekusi," ungkap perwira tersebut.

Sementara itu, Kapolresta Medan, Kombes (Pol) Nico Afinta Karokaro yang coba dikonfirmasi terkait informasi tersebut, belum mau memberikan keterangan apa pun.

"Nanti kalau semua tersangka sudah ditangkap, dan penyelidikan sudah selesai, baru kita beberkan semuanya. Biar enggak blunder," jelas Nico.

(trk/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini