TPF Duga Pelaku Penyiraman Air Keras Pernah Dipermalukan Novel Baswedan

Redaksi Redaksi
TPF Duga Pelaku Penyiraman Air Keras Pernah Dipermalukan Novel Baswedan
(Doc. Net)
Penyidik senior KPK, Novel Baswedan

JAKARTA - Tim Pencari Fakta (TPF) yang dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam salah satu temuannya menyebutkan bahwa, ada dugaan pelaku penyiraman air keras pernah dipermalukan oleh Novel Baswedan.

Kadiv Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal menyampaikan dugaan niat pelaku hanya melukai Novel, bukan membunuh. Sebab cairan asam sulfat yang disiramkan ke Novel pada 11 April 2017 tidak pekat.

"Dari dugaan tersebut tim menganalisa itu, tim ini kan tim pakar tim gabungan ada polisi di dalamnya, dari analisa tersebut, kita juga berkonsultasi dengan psikolog, bahwa diduga ini ada kaitannya orang tersebut, pelaku ya, diduga pelaku sakit hati, karena memang pelaku kita duga disakiti hatinya, dipermalukan oleh saudara Novel," kata Iqbal dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (17/07/2019).

Menurut Iqbal, TPF kemudian menelusuri berbagai kasus korupsi yang pernah ditangani Novel di KPK.

TPF pun menyebutkan setidaknya ada 6 kasus di KPK yang bisa melatarbelakangi teror penyiraman air keras ke Novel.

"Nah oleh karena itu lah setidaknya, sekurang-kurangnya 6 kasus yang saat ini kita coba dalami," kata Iqbal.

Peristiwa teror itu terjadi pada 11 April 2017 selepas subuh di jalan antara masjid dengan kediaman Novel. Terduga pelaku diduga terdiri dari 2 orang yang berboncengan sepeda motor.

Untuk menelusurinya Kapolri membentuk TPF tersebut. TPF sudah bekerja selama 6 bulan terakhir. Namun tim itu belum menemukan siapa sebenarnya pelaku teror pada Novel tersebut.

(jarrak.id)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini