Setelah Membantai, Jagal Tangerang Gasak Uang

Redaksi Redaksi
Setelah Membantai, Jagal Tangerang Gasak Uang
ANTARA/Rivan Awal Lingga
Petugas membawa jenazah korban pembunuhan juragan angkutan umum di Priuk Jaya Permai, Tangerang, Banten (29/4).
JAKARTA - Setelah membantai dengan sadis keluarga mantan pacarnya, Ramadhan Gumilang alias Gugun, 27 tahun, menggasak uang sebesar Rp 6 juta yang ada di rumah korban di Perumahan Periuk Jaya, Jalan Bungur III Nomor 184, RT 06 RW 06, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

"Niat mencuri secara spontan, pelaku melihat ada uang Rp 6 juta di atas meja," ujar Kapolres Metropolitan Tangerang, Komisaris Besar Riad, Rabu, 30 April 2014.

Uang itu adalah setoran dari usaha angkutan umum yang dikelola Dukut, 54 tahun, yang merupakan juragan angkot pada hari itu. Ramadhan melihat uang itu langsung menyambarnya, sehabis menghabisi nyawa keluarga mantan pacarnya Dukut dan Herayanti, 50 tahun, dan Prasetyo, 15 tahun. "Uang itu akan digunakan untuk biaya kabur," kata Kapolres Kota Tangerang.

Polisi menjerat Ramadhan dengan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 363 tentang Pencurian dan Pemberatan. Terkait dengan dugaan ada motif lain dibalik pembunuhan sadis itu. Riad mengatakan polisi masih terus mendalami dengan melakukan pengembangan penyidikan.

Aksi brutal pemuda pengangguran ini diduga dipicu oleh perkataan orang tua Dewi, mantan pacar yang menolak permintaannya untuk meneruskan kembali hubungan cinta mereka. Dengan membabi buta, sarjana teknik lulusan universitas swasta di Serpong, Tangerang Selatan, tersebut membunuh kedua orang tua dan adik bungsu korban menggunakan kunci inggris dan pisau dapur yang diambil dari rumah itu.

Ramadhan dan Dewi telah empat tahun lebih memadu kasih. Dulunya, Ramadhan bekerja di perusahaan tambang di Kalimantan. Tapi, sejak dua tahun terakhir ini, pemuda itu menganggur. Sepekan lalu, Dewi yang bekerja di kawasan Kuningan, Jakarta, memutuskan pria itu. "Mas Gugun sudah punya pacar lagi," kata Dewi.

(tempo.co)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini