Sempat Kabur, DPO Dana BLM PJAP Diringkus

Redaksi Redaksi
Sempat Kabur, DPO Dana BLM PJAP Diringkus
edt/riaueditor.com
Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Ade Zamrah SIK
TEMBILAHAN.riaueditor– Pupus sudah pelarian yang dilakukan Samsul Bahari (30) tersangka korupsi Dana BLM PJAP Tahun 2011. Tersangka sebelumnya sempat kabur dan masuk Dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), sebelum diringkus oleh Tim Opsnal Reskrim Polres Indragiri Hilir pada Jum`at (31/10) sekitar pukul 01.45 Wib, di Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning.

Dari keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Suwoyo SIK.Msi melalui Kasat Reskrim AKP Ade Zamrah SIK mengatakan bahwa sesuai dengan data yang ada, tersangka merupakan salah satu bendahara Gapoktan Sumber Rejeki yang terbukti sudah melakukan perbuatan korupsi dengan kerugian Negara sebesar Rp100juta,-.

"Setelah kasus ini terungkap, ternyata tersangka yang kini tinggal di Dusun Gading Desa Lubuk Besar Kecamatan Kemuning, langsung kabur dan bersembunyi hingga masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Dalam aksinya tersangka tidak sendirian melainkan dengan tersangka lainnya yang sudah mendapat vonis dari Pengadilan," ujar AKP Ade Zamrah SIK.

Terkait dengan kronologi penangkapan terhadap tersangka, berawal adanya informasi dari masyarakat yang mengetahui keberadaan tersangka sedang bersembunyi di dirumahnya. Begitu mendapat keterangan tersebut, Tim Opsnal Polres Indragiri Hilir menuju ke TKP.

"Ternyata benar, setelah dilakukan penggrebekan didalam rumahnya tersangka sedang bersembunyi dibelakang pintu. Namun pada akhirnya berkat kecerdikan petugas hingga akhirnya pelaku berhasil kita bekuk tanpa perlawanan, lalu kita amankan ke Mapolres Inhil untuk proses lebih lanjut,"kata Kasat Reskrim AKP Ade Zamrah SIK.

Sementara itu dalam pengakuan tersangka, dirinya nekat kabur karena takut ditangkap Polisi atas perbuatan yang sudah dilakukan, apalagi temannya yang menjabat sebagai Ketua Gapoktan sudah tertangkap dan sudah mendapat vonis hakim.

"Untuk menghilangkan jejak dari kejaran Polisi, saya sempat lari Desa Kumpe Provinsi Jambi dan daerah lainnya untuk bersembunyi sekaligus mencari pekerjaan berkebun sesuai dengan profesi yang saya tekuni sebagai petani," katanya. (Edt)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini